RINGKASAN

Trivena dan Ningtyas menganalisis tingginya tingkat risiko postur kerja disebabkan oleh aktivitas tenaga kerja seperti merakit, memotong, membongkar dan mengangkat seperti melakukan postur kerja membungkuk dan menjongkok serta adanya desain stasiun kerja yang belum sesuai. Sehingga dengan hasil ini diperlukannya tindakan pengendalian secepatnya berupa perbaikan postur kerja serta re-design pada stasiun kerja yang belum sesuai dengan menggunakan antropometri tujuannya agar dapat meminimalisirkan jumlah risiko musculoskeletal disorders pada teknisi dapat terwujud. Selanjutnya, penelitian Nugroho dan Ririh melakukan analisis tingkat kepuasan pelanggan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) yang belum pernah dilakukan sebelumnya di PT. Yamaha Harapan Motor Sejahtera. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan, mengetahui faktor-faktor kepuasan yang perlu ditingkatkan dan memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Dari hasil penelitian diperoleh tingkat kepuasan pelanggan sebesar 82,7%, menunjukan bahwa kepuasan pelanggan belum memenuhi target perusahaan sebesar 95%.  Marisa dan Darmawan mengindentifikasi dan menganalisis  antisipasi semakin meningkatnya pengaduan dari pelanggan maka Toko Roti Unyil Venus Bogor perlu meningkatkan kualitas pelayanannya. Kualitas pelayanan dalam penelitian ini mencakup lima dimensi kualitas jasa yaitu keandalan, tanggapan, jaminan, kepedulian dan bukti fisik. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu Service Quality (ServQual), Importance Performance Analysis (IPA) dan Quality Function Deployment (QFD). Pada penelitian yang dilakukan oleh Utami dan Sodikun menganalisis gambaran model bisnis UMKM PUJASERA jika ditinjau dari aspek-aspek Business Model Canvas dan mengetahui model bisnis dalam rangka pengembangan strategi yang sesuai dan disarankan untuk diterapkan pada UMKM PUJASERA serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat UMKM PUJASERA dalam penerapannya pada Business Model Canvas. Sedangkan Restuadi dan Prasetyani menganalisis usulan perbaikan tata letak sehingga dapat memudahkan aktivitas sehingga menjadi efisien. Penelitian ini menggunakan metode From - To Chart (FTC) dan Activity Relationship Chart (ARC) yang kemudian dibuat alternatif layout menggunakan metode grafik dan metode blocplan.

Published: 2019-10-01

Articles