Current Issue

Vol 8 No 2 (2020): Journal of Tourism Destination and Attraction

Salam wisata!
Halo semua pejuang pariwisata, senang bisa bertemu lagi dalam penerbitan JTDA Volume ke-8 No. 2 ini. Puji syukur, meski masih belum terbebas dari pandemi Covid-19, namun sampai saat ini para penulis dan peneliti pariwisata terus bersemangat berkarya dalam artikel-artikel menarik dan beragam tema yang dikirimkan kepada kami. Terima kasih telah memilih JTDA untuk publikasi hasil penelitiannya. Dari sekian banyak artikel yang masuk, kami pilihkan artikel-artikel terbaik yang telah kami seleksi untuk dipublikasikan pada edisi saat ini. Karena keterbatasan kapasitas jumlah artikel pada tiap edisi, ada juga beberapa artikel menarik yang telah melewati tahap review, yang kami persiapkan untuk edisi selanjutnya. Mohon kesabaran dan kerja sama para penulis untuk berkenan menunggu. Jangan lewatkan pula edisi khusus JTDA yang akan dipublikasikan pada bulan Februari 2021 mendatang untuk artikel-artikel pilihan dari Konferensi Dua Tahunan yang ke-8 dari International Tourism Studies Association (ITSA), yang telah diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila di Jakarta pada bulan Desember 2020. Semoga ke depan kami bisa meningkatkan lagi jumlah artikel yang akan dipublikasikan.

Untuk edisi kali ini terdapat delapan artikel yang dipublikasikan, terdiri dari tiga artikel yang membahas tentang destinasi wisata, baik destinasi wisata kota yang disampaikan oleh Neldy Maria Lesilolo dan Rustono Farady Marta dengan judul : “Konsep The City Brand Hexagon Pada Kota Ambon Sebagai Identitas Kota Musik” yang meneliti upaya promosi dengan branding event melalui media sosial Instagram, dan destinasi wisata desa yang dituliskan oleh Anisatul Auliya yang meneliti tentang pengembangan masyarakat desa wisata dengan judul “Kunci Sukses Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Di Jawa Barat.” Adapun tulisan lainnya tentang destinasi wisata heritage disajikan dengan cukup menarik oleh Anita Andriantini Mulia dan Henny Kustini, dengan judul “Analisis Pemetaan Potensi Situs Bekas Keraton Mataram Kartasura Untuk Pengembangan Wisata Heritage Di Kabupaten Sukoharjo”.

Dua artikel yang unik dengan membahas persoalan ‘kata’ yang digunakan dalam mempromosikan destinasi yaitu tulisan Musadad, Nurlena, dan Amad Saeroji yang meneliti tentang “Penggunaan Istilah ‘Wisata Alam’ dan ‘Ekowisata’ di Indonesia”, apa perbedaan antara kedua istilah tersebut. Maupun tulisan penelitian tentang penggunaan istilah ‘Kang Pisman’ yang merupakan sebuah telaah strategi kepedulian lingkungan destinasi, yang ditulis oleh Rully Khairul Anwar dan Merryam Agustine, dengan judul: “Strategi Kampanye pada Media Luar Ruang di Wilayah Rekreasi Kota Bandung” yang meneliti penggunaan istilah ‘Kang Pisman’ dalam gerakan kampanye peduli lingkungan”. Tiga artikel lain membahas tentang perilaku manusia di dalam dunia pariwisata, yaitu artikel yang mengkaji tentang perilaku yang wisatawan wanita dalam menghadapi risiko berwisata yang ditulis oleh Peni Zulandari Suroto, Maria Zefanya Sampe, dan Made Handijaya Dewantara, dengan judul “Eksplorasi Pengalaman Terhadap Risiko Berwisata pada Konsumen Wisata Perempuan Di Indonesia.“ Selain itu terdapat artikel lain yang membahas perilaku pelaku pariwisata dalam pengelolaan industri pariwisata yang dituliskan oleh Sofiani, dengan judul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan di Front Office dan Housekeeping Department Hotel Santika, Depok”, yang menunjukkan bahwa tempat kerja industri pariwisata (hotel) yang baik sepatutnya dapat memenuhi kebutuhan aktualisasi diri pegawainya, dan apakah pimpinan cukup mampu memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi. Artikel yang masih membahas tentang manusia khususnya tentang minat terhadap atraksi wisata budaya khususnya tarian tradisional pada lembaga pendidikan pariwisata ditulis oleh Wijayanti Dewi Prabandari, Vienna Artina, dan Amelia Nur Anissa, dengan judul “Analisa Ketertarikan Minat Mahasiswa Terhadap Tarian Khas Betawi Lenggang Nyai Di UKM Traditional Dance Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti”.

Demikian sekilas uraian dari artikel- artikel yang dipublikasikan JTDA pada Volume ke-8 No. 2, Desember 2020 ini, semoga bermanfaat, selamat membaca dan sampai jumpa di edisi berikutnya.

Published: 2020-12-28

Articles

View All Issues