ANALISIS PERSEPSI HAK INDIKASI GEOGRAFIS SALAK PONDOH PADA KOMUNITAS AGROWISATA DI KABUPATEN SLEMAN

  • susilo budi winarno STIE Pariwisata API Yogyakarta
  • Tuti Panghastuti STIE Pariwisata API Yogyakarta
DOI: https://doi.org/10.35814/tourism.v8i1.1047
Abstract views: 23 | pdf (Bahasa Indonesia) downloads: 19
Keywords: Agro Tourism, Geographical Indications Rights, Salak Pondoh Sleman Jogja

Abstract

Geographical Indication of Agro-tourism is a unique tourism activity to areas or rural locations whose products are already known to have superior quality and characteristics. "Salak Pondoh Sleman Jogja" fruit is a product of natural resources that has the rights of Geographical Indication Rights exclusively. This research aims to know the perception and understanding of Geographical Indication Rights for future planning of the development of Sleman Salak Pondoh agro-tourism based on Geographical Indication Rights. The population in this study were communities related to geographical indications on the Salak Pondoh Sleman. The sample in this study is a non-random sampling method with sample subjects are: Komunitas Perlindungan Indikasi Geografis Salak Pondoh Sleman (KPIG-SPS) community. Primary data used in this research were collected directly in the field through field research, and secondary data collected from the literature study.

References

Asfiyah, S. (2013). PERLINDUNGAN HUKUM POTENSI INDIKASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BREBES GUNA PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL. Jurnal Idea Hukum, 1(2), 112–124.

B.Djohan, T. dan E. (2015). PENGEMBANGAN WISATA AGRO : PELUANG KERJA MASYARAKAT DI KAWASAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG , (AGRO TOURISM DEVELOPMENT : EMPLOYMENT OPPORTUNITY IN THE REGION PONCOKUSUMO , MALANG REGENCY , EAST JAVA .). Jurnal Kependudukan Indonesia, 10(1), 43–52.

Budiarti, T., Suwarto, & Muflikhati, I. (2013). Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat pada Usahatani Terpadu guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Keberlanjutan Sistem Pertanian (Community-Based Agritourism Development on Integrated Farming to Improve the Farmers ’ Welfare and the Sustastain. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 18(3), 200–207.

Dayanto, & Karim, A. (2016). PERLINDUNGAN HUKUM DAN PENGEMBANGAN POTENSI INDIKASI GEOGRAFIS MINYAK KAYU PUTIH PULAU BURU (Legal Protection and Development of Eucalyptus Oil as Potential Geographical Indicaions in Buru Island). Jurnal RECHTSVINDING Media Pembinaan Hukum Nasional, 5(3), 381–398.

Djaja, H. (2013). PERLINDUNGAN INDIKASI GEOGRAFIS PADA PRODUK LOKAL DALAM SISTEM PERDAGANGAN INTERNASIONAL. Jurnal Cakrawala Hukum, 18(2), 136–144.

Elvita, L. (2015). ASPEK YURIDIS HAPUSNYA HAK INDIKASI GEOGRAFIS DAN INDIKASI ASAL DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG MEREK (studi perkebunan lada). Jurnal Notarius, 8(2), 180–206.

Guridawangsa, S. A., Topowijono, & Supriono. (2017). ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK AGROWISATA (Studi Pada Desa Wisata Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 51(2), 141–150.

Komunitas Perlindungan Indikasi Geografis Salak Pondoh Sleman (KPIG-SPS) http://e-book.dgip.go.id/indikasi-geografis/filemedia/Buku_Persyaratan_Salak_Pondoh_Sleman/mobile/index.html, Accessed July 30, 2018

Marwanti, S. (2015). PENGEMBANGAN AGROWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN KARANGANYAR. Jurnal Caraka Tani, Jurnal of Sustainable Agriculture, 30(2), 48–55.

Palit, I. G., Talumingan, C., & A.J.Rumangit, G. (2017). STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA RURUKAN Ireine Gratia Palit Celcius Talumingan. Jurnal Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, 13(2), 21–34.

Priyanto, D. S. (2016). PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA BERBASIS BUDAYA TINJAUAN TERHADAP DESA WISATA DI JAWA TENGAH. Jurnal Vokasi Indonesia, 4(1), 76–84.

Purnamawati, I. G. A. (2016). Perlindungan Hukum Indikasi Geografis Terhadap Kerajinan Tradisional Untuk Penguatan Ekonomi wilayah. Jurnal Pandecta, 11(June).

Puspitasari, S. (2016). POTENSI WISATA AGRO KABUPATEN BANDUNG BERDASARKAN ASPEK PERMINTAAN DAN PENAWARAN. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 22(1), 33–48.

Putra, A. E. C. dan Y. B. T. (2017). ANALISIS POTENSI EKONOMI PENGEMBANGAN AGROWISATA DI DESA WISATA SUMBERMUJUR KABUPATEN LUMAJANG. Eco-Socio: Jurnal Ilmu Dan Pendidikan Ekonomi Sosial, 1(1), 14–22.

Riske, A., Nurlaelih, E. E., & Wicaksono, K. P. (2015). PENGEMBANGAN AGROWISATA DI DESA WISATA TULUNGREJO KOTA BATU , JAWA TIMUR DEVELOPMENT OF AGROTOURISM IN TULUNGREJO VILLAGE BATU CITY , EAST JAVA. Jurnal Produksi Tanaman, 3(5), 383–390.

Tatty Aryani Ramli, "AGRO WISATA BERBASIS INDIKASI GEOGRAFIS" https://www.unisba.ac.id/index.php/id/printing/item/383-agro-wisata-berbasis-indikasi-geografis, Mar 20, 2017, Mar 20, 2017. Accessed July 30, 2018

Tavinayati, M.Effendy, Zakiyah, & Hidayat, M. T. (2016). PERLINDUNGAN TERHADAP HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL INDIKASI GEOGRAFIS HASIL PERTANIAN LAHAN BASAH SEBAGAI PRODUK KHAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN. Badamai Law Journal, 1(1), 80–100.

Winarno, S. B. (2014). HAK INDIKASI GEOGRAFIS TERHADAP SALAK PONDOH DI KABUPATEN SLEMAN SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTLEKTUAL ATAS PRODUK LOKAL. Jurnal Cakrawala Hukum, IX(2), 001–111.

Yessiningrum, W. R. (2015). PERLINDUNGAN HUKUM INDIKASI GEOGRAFIS SEBAGAI BAGIAN DARI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL LEGAL PROTECTION ON GEOGRAPHICAL INDICATION AS A PART OF INTELLECTUAL PROTECTION RIGHTS. Kajian Hukum Dan Keadilan Jurnal IUS, III(7), 42–53.
Published
2020-06-30
How to Cite
susilo budi winarno, & Panghastuti, T. (2020). ANALISIS PERSEPSI HAK INDIKASI GEOGRAFIS SALAK PONDOH PADA KOMUNITAS AGROWISATA DI KABUPATEN SLEMAN. Journal of Tourism Destination and Attraction , 8(1), 33-42. https://doi.org/10.35814/tourism.v8i1.1047