Puji syukur kali ini JTDA mempublikasikan edisi khusus dari kumpulan karya artikel yang ikut dalam the 8th International Tourism Studies Association (ITSA) Biennial Conference di Jakarta yang diadakan oleh Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila pada tanggal 2 Desember 2020 lalu. Pada edisi kali ini cukup beragam tema artikel yang diangkat, dan kami pilihkan yang menarik untuk disajikan bagi pembaca setia JTDA. Adapun artikel-artikel yang terpilih meliputi sepuluh artikel dengan tema yang beragam.

Evi Aryati Arbay mengangkat tema yang cukup menarik dan masih sedikit penelitian tentang War Tourism, dengan artikel yang berjudul Development of Biak’s War Tourism yang mengupas sejarah pertempuran Biak, Provinsi Papua, pada tahun 1944. Dengan sisa-sisa peninggalan perang yang dapat dimanfaatkan sebagai atraksi wisata perang dan wisata ziarah. Pembahasan juga melihat bagaimana prospek kawasan wisata perang Biak dapat berkembang dengan baik dengan adanya aksesibilitas penerbangan langsung nasional dan internasional serta pertumbuhan hotel-hotel untuk mengembangkan pariwisata. Fatima Tuzzahara Alkaf dan Sri Widyastuti, dengan judul artikel Competitiveness Analysis of Halal Tourism: Evidence from Nusa Tenggara Barat yang melihat adanya peningkatan indeks daya saing industri pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang signifikan dari tahun 2018 ke tahun 2019, menunjukan sebagai potensi yang cukup baik dalam mengembangkan Halal tourism di NTB. Sementara Tuti Elfrida dan Handayani Rahayuningsih, dengan judul artikel Food Tourism and Sustainable Development Model: Case Study of Pasar Papringan, melihat kontribusi destinasi wisata kuliner Pasar Papringan sebagai model pengembangan pariwisata berkelanjutan. Riza Firmansyah dan Maria Vianney Oselaga dengan artikel berjudul Tourist's Willingness to Pay for Environment Rehabilitation, mengungkap penelitiaan tentang konsep Willingness to Pay (WTP) wisatawan yaitu kesediaan wisatawan untuk membayar lebih terhadap penilaian sumber daya alam guna meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan Pulau Harapan. Penelitian yang bertujuan untuk memperkirakan WTP wisatawan untuk berwisata di Pulau Harapan. Roels Ni Made Sri Puspa Dewi dan Yutsi Surya Pratama melakukan penelitian untuk memberikan solusi dan masukan terhadap permasalahan pengembangan atraksi wisata di Desa Temajuk. Hasil Penelitian menunjukan pentingnya pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berfungsi sebagai penggerak masyarakat untuk terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan pariwisata dan menjadi mitra pemerintah. Sementara Penerapan model pemerintahan kolaboratif dapat mensinergikan sumber daya manusia dengan atraksi wisata yang ada di Desa Temajuk. Septi Fahmi Choirisa, Purnamaningsih Purnamaningsih, dan Yoanita Alexandra dengan artikel berjudul The Effect of E-WOM on Destination Image and Attitude towards to the Visit Intention in Komodo National Park, Indonesia, bertujuan mengidentifikasi argumen dan hipotesis teoritis mengenai keterkaitan antara electronic word of mouth (E-WOM), citra destinasi, dan sikap wisatawan terhadap niat berkunjung ketika Pemerintah memiliki kebijakan keanggotaan baru untuk berkunjung ke Taman Nasional Komodo Indonesia.

Dua artikel yang membahas tentang pelaksanaan event antara lain Nungky Puspita, Ribka Amelia, Rory Julia Rodjak dengan artikel berjudul Development Strategy of Music Tourism: Ubud Village Jazz Festival as Community-Based Event in Ubud, Bali mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Festival Musik Jazz memenuhi beberapa elemen dari teori Elemen Festival Musik Jazz yang didisain oleh Racapong Khaiewpan melalui peninjauan pada aspek marketing, manajemen administrasi pariwisata musik, manajemen wisata musik. Sementara Santi Palupi Arianti dan Firman Sinaga, dengan judul artikel The Effect of Service Quality and Green Meeting on Conference Participants Satisfaction in Bali, menganalisis pengaruh service quality dan green meeting terhadap kepuasan peserta konferensi, dan menganalisis pengaruh kepuasan peserta konferensi terhadap loyalitas.

Dua artikel yang mengangkat dampak COVID 19 terhadap Industri Pariwisata dan bagaimana mitigasi ataupun persiapan yang dilakukan, antara lain Caroline Tania dan Nila Krisnawati menyajikan artikel yang berjudul Strategic Approaches for Mitigating Crisis in Village Tourist Destination Sector in West Kalimanta n. Dengan tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan strategis yang digunakan dalam mitigasi destinasi wisata Desa Wisata Bagak Sahwa di Singkawang Provinsi Kalimantan Barat dan penyiapan destinasi untuk pemulihan pasca pandemi virus Corona. Artikel ke dua kedua, yang ditulis oleh Matthew Prasetya Ihsan dan Diena Mutiara Lemy melihat bahwa industri pariwisata khususnya perhotelan adalah salah satu bagian yang paling terpukul akibat ancaman kesehatan global yang mengakibatkan hilangnya pendapatan dalam industri ini. Dengan artikel yang berjudul The Readiness of Mitigation Plan for Urban City Tourism In Jakarta: An Exploratory Study on Big Hotel Chains, bertujuan mengetahui bagaimana kesiapan rencana mitigasi industri perhotelan khususnya di Jakarta dengan fokus pada grup jaringan hotel teratas.

Demikian sekilas pembahasan isi artikel yang dipublikasikan pada edisi khusus Maret 2021 ini semoga bermanfaat dan dapat memperluas wawasan kita bersama. Sampai jumpa di edisi regular berikut di bulan Juni 2021.

Published: 2021-03-19

Articles