Combine_Cover_Vol_6_No_1.jpg

Volume keenam nomor satu Journal of Tourism Destination and Attraction (JTDA) merupakan volume pertama di tahun 2018. Kali ini JTDA menampilkan lima tulisan dari hasil penelitian dengan berbagai topik namun tetap dalam lingkup destinasi dan atraksi pariwisata.

Novinda Mellina dan Yustisia Pasfatima Mbulu menganalisis pengalaman wisatawan Nusantara terhadap Destinasi Dark Tourism dengan mengambil studi kasus  bangunan bersejarah di Lawang Sewu, Sedangkan Kresna Agung Wisesa dan I Made Adhi Gunadi mengangkat topik Creativity Based Tourism di Kampung Kreatif Dago Pojok, Bandung dan mengkaji produk pariwisata karya para artisan (seniman) dan pelaku pariwisata pada kawasan wisata tematik tersebut. Kekayaan budaya Sunda menjadi salah satu inspirasi bagi para seniman dan pelaku pariwisata di Kampung Kreatif Dago Pojok. Faktor penarik dan pendorong sebuah destinasi juga dibahas dalam studi kasus Jazz Gunung Bromo dalam artikel berjudul Faktor Pendorong dan Penarik Wisatawan terhadap Jazz Gunung Bromo sebagai Atraksi Music Tourism di  Jawa Timur oleh Dhea Azhar Melati Putri, Hindun Nurhidayati, dan Yustisia Pasfatima Mbulu.

 Clara Mutiara dan Riza Firmansyah dalam artikelnya yang berjudul Pemilihan Kawasan Wisata Kuliner sebagai Daya Tarik Wisata di Kota Bogor (Studi Kasus: Kawasan Kuliner Bogor Utara), mengkaji berbagai alternatif yang mempengaruhi keputusan mengenai kawasan wisata kuliner yang potensial untuk menjadi daya tarik wisata di Bogor Utara.

Kampoeng Wisata Cinangneng, Bogor, yang juga mengangkat budaya Sunda dibahas pengembangannya menurut tipe-tipe wisatawan dalam artikel berjudul Pengembangan Kampoeng Wisata Cinangneng Berdasarkan Tipologi Wisatawan oleh Syawaliyah Ulfah dan Meizar Rusli.

Semoga semua  sajian ini bermanfaat dan selamat membaca.

Published: 2019-08-01

Articles