ANALISIS VARIASI JUMLAH SUDU DAN CAIRAN PENDINGIN (COOLANT) PADA KINERJA MESIN TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN PENCEGAHAN TERJADINYA OVERHEATING

  • Jaim Universitas Pamulang
  • Iskendar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
  • Sorimuda Harahap Universitas Pancasila
DOI: https://doi.org/10.35814/teknobiz.v8i1.901
Abstract views: 83 | PDF downloads: 219
Keywords: Jumlah sudu, Cairan pendingin, sistem pendingin mesin, konsumsi bahan bakar, efisiensi

Abstract

Populasi kendaraan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sampai tahun 2010
mencapai 10 juta unit, populasi ini akan terus bertambah seiring menaiknya daya beli
masyarakat yang tinggi. Sehingga membutuhkan energi cadangan minyak yang banyak untuk
menanggulangi populasi ini. Salah satunya dengan melakukan inovasi pada proses sistem
pendinginan mesin agar suhu mesin terjaga dengan baik sehingga efisiensi bahan bakar di
dapatkan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari variasi jumlah sudu dan
variasi cairan pendingin terhadap efisiensi bahan bakar dan pencegahannya terjadinya
overheating. Berdasarkan hasil pengujian pada mesin sangat bervariatif sesuai dengan cairan
dan jumlah sudunya serta putaran mesin.
Pada penelitian ini menghasilkan bahwa penggunaan sudu dengan jumlah 9 buah dapat
menjaga suhu mesin dan suhu radiator dengan baik sekitar 20 % dari pada sudu aslinya yang
berjumlah 6 buah yang rata - rata 850C pada suhu radiator, 750C pada suhu mesin dan
konsumsi bahan bakar rata – rata sekitar 550 ml – 600ml pada waktu 10 menit. Pada sudu 9
buah temperatur mesin dan radiator terjaga, optimum dan cairan yang paling cocok adalah
cairan pendingin yang mengandung zat addiktive.

Published
2019-02-25
Section
Articles