PERENCANAAN BREAKWATER SEBAGAI PELINDUNG PANTAI DI HILIR SUNGAI CILIWUNG

Studi Kasus Abrasi di Kawasan Ancol

  • Rizky Faisal Azmi Program Studi Teknik Sipil Universitas Pancasila
  • Dwi Ariyani Program Studi Teknik Sipil Universitas Pancasila
DOI: https://doi.org/10.35814/artesis.v3i1.5020
Abstract views: 687 | pdf downloads: 736
Keywords: Garis Pantai, Abrasi, Pemecah Gelombang

Abstract

Pantai  adalah batas tempat bertemunya laut dan daratan pada saat  pasang tertinggi. Dari perspektif negara, pantai memainkan peran penting dalam menentukan batas laut negara dan melindungi sumber daya laut. Daerah pesisir dapat tererosi, menyebabkan garis pantai menyusut  ke daratan dan menimbulkan beberapa masalah serius bagi masyarakat dan biota laut yang tinggal di sepanjang pantai. Pantai di kawasan Ancol mengalami proses erosi pantai yang sangat tinggi karena faktor alam (abrasi) dan faktor antropologis (penggarapan kembali). Keadaan akhir erosi pantai di kawasan Ancol  menggunakan analisis citra Google Earth. Perubahan luas lahan dihitung melalui  interpretasi visual  menggunakan teknik screen digitizing. Aplikasi yang digunakan adalah Google Earth dan ArcGIS. Dalam studi ini kami meninjau struktur tahan gelombang yang  ada. Salah satu cara untuk menguranginya adalah dengan  membangun dinding penahan dermaga itu sendiri tujuannya untuk mengurangi tingkat keausan wilayah yang lebih tinggi. Dari hasil studi didapatkan 2 alternatif bentuk breakwater yang direncanakan yaitu tetrapod dan dinding penahan sisi miring, dari hasil analisa perhitungan didapatkan tinggi breakwater tetrapod yaitu 1.0146 m dan tinggi breakwater sisi miring 2,55 m.

Published
2023-05-31