PENINGKATAN PKL LEVEL-NANO MIKRO MENJADI LEVEL ULTRA-MIKRO MANAJEMEN PEMASARAN SECARA ONLINE DI SWK CONVENTION HALL

  • Kartika Marta Budiana Universitas Hayam Wuruk PERBANAS, Surabaya
  • Erida Herlina Universitas Hayam Wuruk PERBANAS, Surabaya
  • Ika Yunia Fauzia Universitas Hayam Wuruk PERBANAS, Surabaya
  • Imannuel Candra Universitas Hayam Wuruk PERBANAS, Surabaya
  • Pungki Febi Arifianto Universitas Hayam Wuruk PERBANAS, Surabaya
Keywords: Sentra Wisata Kuliner (SWK), Pedagang Kaki Lima (PKL), Kuliner, Pemasaran, Online

Abstract

ABSTRAK

Sentra Wisata kuliner (SWK) yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Surabaya mulai menjamur di Kota Surabaya dengan tujuan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat. Namun, beberapa SWK binaan Pemkot Surabaya pun masih yang kurang mendapat tempat dimasyarakat. Permasalahan yang dihadapi oleh PKL di SWK di Convention Hall yang terletak di Arif Rahman Hakim adalah  sangat sepi pengunjung, bahkan sebagian pedagangnya tidak melakukan aktivitas perdagangan. Terlebih saat PPKM Darurat diberlakukan. Kegiatan Tim Pengabdian masyarakat menawarkan beberapa solusi terhadap masalah ini, yaitu memaksimalkan pemasaran digital dan memberikan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital melalui beberapa cara. Kegiatan ini telah berlangsung secara daring dan luring dengan peserta pedagang SWK Convention Hall Surabaya.

ABSTRACT

Culinary Tourism Centers (SWK) promoted by the Surabaya City Government began to mushroom in the city of Surabaya with the aim of revitalizing the community's economy. However, some SWKs assisted by the Surabaya City Government are still lacking a place in the community. The problem faced by street vendors at SWK at the Convention Hall, which is located in Arif Rahman Hakim, is that there are very few visitors, even some of the traders do not carry out trading activities. Especially when the Emergency PPKM is enforced. Community Service Team activities offer several solutions to this problem, namely maximizing digital marketing and providing digital marketing training and assistance in several ways. This activity took place online and offline with traders participating in SWK Convention Hall Surabaya.

References

Alfiyana, fatma & ali imron. 2019. Revitalisasi sentra wisata kuliner (swk surabaya), jurnal paradigma, vol. 7, no. 2.

Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (dpm & ptsp). 2019. Modernisasi sentra kuliner, pemkot kota surabaya terapkan single cashier, dalam http://dpm-ptsp.surabaya.go.id/ (diakses 01/08/2021).

Fauzia, ika yunia, et.al. 2020. Pemanfaatan jaringan internet dalam transaksi perspektif bisnis islam. Jakarta: pt. Raja grafindo persada.

Ilham, moch. 2021. Melongik sentra kuliner binaan pemkot (10): pedagang gado-gado di swk semolowaru, omset sehari cuma rp. 5000, dalam https://surabayapagi.com/ (diakses 29/07/2021).

Jawa pos, 2020. Pedagang swk minta masuk penerima bantuan, dalam https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos (diakses 01/08/2021).

Pemerintah kota surabaya. 2021. Ringankan beban pedagang, pemkot surabaya bebaskan pembayaran retribusi swk selama ppkm darurat, dalam https://humas.surabaya.go.id/2021/07/20 (diakses 01/08/2021).

Rahmat, yudi. 2019. Sentra wisata kuliner surabaya terapkan single cashier. Mc prov. Jawa timur, dalam https://infopublik.id/mediacenter/2027 (diakses 01/08/2021).

Published
2022-05-08
How to Cite
Marta Budiana, K., Herlina, E., Fauzia, I. Y., Candra, I., & Febi Arifianto, P. (2022). PENINGKATAN PKL LEVEL-NANO MIKRO MENJADI LEVEL ULTRA-MIKRO MANAJEMEN PEMASARAN SECARA ONLINE DI SWK CONVENTION HALL. CAPACITAREA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(01), 24 - 32. Retrieved from https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/CAPACITAREA/article/view/3383
Section
Articles