Pengaruh Rasio Profitabilitas, Likuiditas Dan Solvabilitas Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023
Abstract views: 18 | PDF downloads: 11
Abstract
Abstrak
Financial distress ialah suatu kondisi perusahaan atau individu tidak dapat menghasilkan laba atau pendapatan yang cukup. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kondisi perusahaan pertambangan pada sub sektor batu bara, emas, minyak bumi dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai 2023 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2024. Jumlah sampel yaitu 29 perusahaan pertambangan dengan periode 4 tahun. Data penelitian ini dianalisis menggunakan beberapa rasio profitabilitas yaitu Net Profit Margin dan Earning per Share, lalu menggunakan rasio likuiditas yaitu Current Ratio dan menggunakan Rasio Solvabilitas yaitu Debt to Assets Ratio serta diolah menggunakan aplikasi EViews 12.
Kata kunci: Financial Distress, Net Profit Margin, Earning per Share, Current Ratio, Debt to Assets Ratio
Abstract
Financial distress is a condition in which a company or individual cannot generate sufficient profit or income. This research aims to determine the condition of mining companies in the coal, gold, oil and gas subsectors listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020 to 2023 using quantitative descriptive methods. This research was conducted from January to August 2024. The number of samples is 29 mining subsector companies with a period of 4 years. This research data was analyzed using several profitability ratios, namely Net Profit Margin and Earning per Share, then using the liquidity ratio, namely the Current Ratio and using the Solvency Ratio, namely the Debt to Assets Ratio and processed using the EViews 12 application.
Keywords : Financial Distress, Net Profit Margin, Earning Per Share, Current Ratio, Debt to Assets Rattio