FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL STATEMENT FRAUD : PERSPEKTIF FRAUD HEXAGON

Authors

  • Merlin Nur Agustin Universitas Bina Sarana Informatika
  • Fauzi Isnaen Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.35814/jiap.v5i2.9164

Keywords:

Beneish m-score, Financial statement fraud, Fraud Hexagon Theory, Fraud Triangle, Agency Theory

Abstract

Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang berperan sebagai acuan penting dalam pengambilan keputusan baik bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan. Oleh sebab itu, penyusunannya wajib mengikuti Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Namun, pada praktiknya masih ada perusahaan yang belum menyajikan laporan keuangan secara transparan dan bahkan berpotensi mengandung kecurangan. Berdasarkan laporan ACFE (2024), meskipun kasus kecurangan laporan keuangan memiliki frekuensi terendah dibandingkan jenis fraud lainnya, kerugian yang ditimbulkan justru paling besar. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah faktor-faktor yang memengaruhi financial statement fraud dengan pendekatan fraud hexagon theory pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI periode 2019–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan serta laporan tahunan, yang dianalisis menggunakan regresi logistik dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel financial stability, nature of industry, dan total accrual to total asset berpengaruh positif signifikan, sedangkan variabel lain tidak menunjukkan pengaruh. Secara keseluruhan, seluruh variabel terbukti memiliki keterkaitan terhadap kemungkinan terjadinya financial statement fraud.

Downloads

Published

2025-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL STATEMENT FRAUD : PERSPEKTIF FRAUD HEXAGON. (2025). Jurnal Ilmiah Akuntansi Pancasila (JIAP), 5(2), 134-152. https://doi.org/10.35814/jiap.v5i2.9164