Edukasi Keamanan Pangan dan Tanaman Herbal Pada MI Avia Scientific

Authors

  • Reise Manninda Universitas Pancasila
  • Nurita Andayani Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Yesi Desmiaty Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Aulia Heryani Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Yuli Fatmawati Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Adi Dwi Margono Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Yolanda Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Rita Puspita Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Hanna Arystha Endeline Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Jeanice Jemmima Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Divo Viyoli Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Sasti Fauziyah Ramadhani Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35814/8em26c38

Keywords:

keamanan pangan, pangan berbahaya, tanaman herbal

Abstract

The food safety of schoolchildren's snacks is the most important thing in improving the quality and nutrition of snacks consumed to enhance the quality of student's health. Despite ongoing efforts, many snacks still contain biological, chemical, and physical hazards, posing long-term health risks. This community service initiative focuses on using medicinal plants like tomatoes and oranges. These plants can be transformed into healthy, attractive snack alternatives such as foods and drinks rich in vitamins E, C and antioxidants. The project aims to educate students about snack food additives and the benefits of medicinal plants. Outreach activities include video presentations on snack safety and the detection of hazards. The results showed that their knowledge before the educational intervention was 72,16% and it increased to 75,69% after the intervention, resulting in a 3,53% improvement. The result of the food samples tested, which were brought by the students, also showed negative results, indicating no harmful substances were present. This counseling activity went well and increased students' awareness and understanding of the importance of choosing safe snacks. It is hoped that this activity will positively impact students' daily consumption and help them choose food more wisely.

References

Almanfaluthi, M. L., & Budi, M. H. (2015). Hubungan antara konsumsi jajanan kaki lima terhadap penyakit diare pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, XIII, 3.

Aswin, M. (2023). Gambaran pengetahuan masyarakat tentang penanganan keracunan di desa tayadun kabupaten buol. Journal of Educational Innovation and Public Health, 1(1), 186–193.

Aulena, D. N., Raafi, R. N., Samuel, N., Desmiaty, Y., Tambunan, R. M., & Pratami, D. K. (2022). Review Of Antihypertensive Activities Of Three Species Of Zingiberaceae. International Journal of Applied Pharmaceutics, 14(7), 69–72.

BPOM. (2020). Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman Laporan Kegiatan 2017-2019. Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.

Choironi, N. A., Wulandari, M., & Susilowati, S. S. (2018). Pengaruh edukasi terhadap pemanfaatan dan peningkatan produktivitas tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai minuman herbal instan di Desa Ketenger Baturraden. Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1), 1–5.

Desmiaty, Y., Nugroho, G. A., Okta, F. N., Sandhiutami, N. M. D., Sumiyati, Y., & Priyanti, I. A. (2023). Edukasi Peningkatan Aspek Mutu Obat Tradisional bagi Pengguna dan Pelaku Usaha Obat Tradisional. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 139–148.

Desmiaty, Y., Sandhiutami, N. M. D., Mulatsari, E., Maziyah, F. A., Rahmadhani, K., Algifari, H. O. Z., & Jantuna, F. A. (2024). Antioxidant and anti-inflammatory activity through inhibition of NF-κB and sEH of some citrus peel and phytoconstituent characteristics. Saudi Pharmaceutical Journal, 32(2), 101959. https://doi.org/10.1016/j.jsps.2024.101959

Direktorat SPKP. (2014). Kiat Memilih Pangan Jajanan Anak Sekolah. Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Direktorat SPP. (2013). Pedoman Pangan Jajanan Anak Sekolah Untuk Pencapaian Gizi Seimbang. Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Febrina, W., Abdillah, N., Indrawan, S., Harfrida, E., & Srihandayani, S. (2022). Edukasi Siswa Sekolah Dasar Mengenai Jajanan Sehat. Jurnal Pengabdian Kompetitif, 1(2), 98–104.

Gunarti, N. S., Fikayuniar, L., Rahmawati, I., & Nuraeni, E. (2022). Inovasi Tanaman Jamu Pembuatan Es Krim Temulawak Sebagai Peningkat Nafsu Makan. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 4413–4418.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Maryam, S., Baits, M., & Nadia, A. (2015). Pengukuran aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) menggunakan metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 2(2), 115–118.

Maulana, I., Ratiani, S. I., Musyarofah, A. K., & Fauziah, N. W. (2024). Penyuluhan Cara Pembuatan Permen Jelly Dari Tanaman Herbal Sebagai Alternatif Cemilan Peningkat Daya Tahan Tubuh. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien, 3(1), 90–96.

Mentari, I. N., Ustiawaty, J., Fardani, R. A., Ariza, D., & Salleh, M. N. B. (2023). Sosialisasi Keamanan Pangan Jajan Anak Sekolah sebagai Upaya Peningkatan Taraf Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehati, 2(1), 30–37.

Miller, M. D., Steinmaus, C., Golub, M. S., Castorina, R., Thilakartne, R., Bradman, A., & Marty, M. A. (2022). Potential impacts of synthetic food dyes on activity and attention in children: A review of the human and animal evidence. Environmental Health, 21(1), 45. https://doi.org/10.1186/s12940-022-00849-9

Mulatsari, E., Pratami, D. K., Sari, I. P., Mumpuni, E., Kholilah, A., Zahiroh, A. W., Ayu, R. D., Queeny, S. L. L., Handayani, R. C., & Chourinisa, W. (2024). Education on detection of dangerous additives in foods for elementary school students in Bogor. Community Empowerment, 9(3), 568–575.

Naully, P. G., & Mathilda, F. (2018). Pencegahan Penyakit Akibat Jajanan Sekolah Dengan Edukasi Kesehatan Dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. GEMASSIKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 80. https://doi.org/10.30787/gemassika.v2i2.277

Paratmanitya, Y., & Veriani, A. (2016). Kandungan bahan tambahan pangan berbahaya pada makanan jajanan anak sekolah dasar di Kabupaten Bantul. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 4(1), 49. https://doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(1).49-55

Sriarumtias, F. F., Nafisah, F. N., & Gozali, D. (2019). Splash Mask Formulation of Tangerine (Citrus reticulata Blanco) Peel extract as an antioxidant. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 10(2), 205–219.

Syah, D., Ghaisani, M., Sparringa, R., & Sri Palupi, N. (2015). Roots of Problem of Food Consumed by School Children’Safety: Case Study on Meatball, Snack, and Noodle. Jurnal Mutu Pangan, 2(1), 18–25.

Yahya, F. A., & Perdana, N. R. G. (2022). Delight diabeto: Puding mangostana nata de aloe vera sebagai neutraceutical food untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Majalah Kesehatan, 9(1), 1–7.

Yılmaz, T., & Dal Yılmaz, Ü. (2022). Determining the Knowledge Level of Students on Food Additives. Cyprus Journal of Medical Sciences, 7(4), 495–500. https://doi.org/10.4274/cjms.2020.1836

Downloads

Published

2025-11-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Edukasi Keamanan Pangan dan Tanaman Herbal Pada MI Avia Scientific. (2025). Abdi Implementasi Pancasila: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 85-94. https://doi.org/10.35814/8em26c38