Strategi Komunikasi Partisipatif untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di Kampung Dadap Sawah
DOI:
https://doi.org/10.35814/k8tqq679Keywords:
Komunikasi Lingkungan, Komunikasi Partisipatif, Model KonvergensiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi partisipatif berbasis model konvergensi Kincaid untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Kampung Dadap Sawah, Kabupaten Tangerang. Metode kualitatif studi kasus dengan wawancara mendalam terhadap lima informan kunci, observasi lapangan, dan analisis dokumen diterapkan untuk mengungkap akar masalah yang multidimensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan top-down yang selama ini diterapkan di lingkungan masyarakat Kampung Dadap Sawah, Kabupaten Tangerang yang melalui pengeras suara masjid, terganggu oleh kebisingan bandara, serta grup WhatsApp yang eksklusif, ternyata gagal menciptakan pemahaman bersama dan justru menyebabkan fragmentasi partisipasi. Sehingga kelompok pemuda dan perempuan termarjinalkan dalam proses pengambilan keputusan. Defisit literasi lingkungan masyarakat menyebabkan praktik berisiko seperti pembuangan limbah kerang yang mencemari air tanah dan memicu masalah kesehatan. Temuan kritis lainnya mengungkap bahwa ketiadaan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dan sistem drainase yang buruk memperparah krisis lingkungan yang ada. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan strategi komunikasi partisipatif yang integratif, meliputi: pembangunan forum dialog inklusif, pengembangan pesan lingkungan berbasis narasi dan nilai budaya lokal (seperti gotong royong), pembangunan sistem umpan balik yang fungsional, serta edukasi kontekstual yang fokus pada pembangunan nilai-nilai kolektif. Maka dapat disimpulkan bahwa transformasi keberlanjutan hanya dapat tercapai melalui sinergi holistik antara komunikasi dialogis, peningkatan literasi lingkungan, dan dukungan infrastruktur yang memadai dari pemerintah setempat.
References
Amaliadanti, A., Ayunarendra, V. K., Wijaya, L., Rahma, H. M., & Irwansyah. (2024). Mobile apps WhatsApp sebagai media komunikasi dan informasi: Studi literatur sistematik. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 15(1), 35-57. https://doi.org/10.35814/coverage.v15i1.6238
Amyati, A. & Endartiwi, S. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap kepala keluarga dengan pengelolaan sampah keluarga di prenggan kotagede yogyakarta. Jurnal Kesmas Untika Luwuk Public Health Journal, 13(2), 54-61. https://doi.org/10.51888/phj.v13i2.128
Ardianto, E. (2004). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Cláudio, L., Gilmore, J., Roy, M., & Brenner, B. (2018). Communicating environmental exposure results and health information in a community-based participatory research study. BMC Public Health, 18(1). https://doi.org/10.1186/s12889-018-5721-1
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dermawan, D., Lahming, L., & Mandra, M. A. S. (2018). Kajian strategi pengelolaan sampah. UNM Environmental Journals, 1(3), 86. https://doi.org/10.26858/uej.v1i3.8074
Desfandi, M. (2015). Mewujudkan Masyarakat Berkarakter Peduli Lingkungan melalui Program Adiwiyata. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Efendi, M., Pratiwi, A., Komariyah, F. S., & Kuswanti, A. (2025). Konflik kelas dan komunikasi kesadaran kolektif dalam sengketa lahan Dago Elos, Bandung, Jawa Barat. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 15(2), 144-156. https://doi.org/10.35814/coverage.v15i2.8538
Fitri, N. I. (2019). Peran masyarakat dalam menciptakan budaya hidup bersih dari sampah di desa kalijaga selatan lombok timur. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 6(1), 34-54. https://doi.org/10.29408/jhm.v6i1.3727
Fitri, N. L., Usiono, U., Adha, C., Izzatunnisa, I., & Nasution, S. F. (2023). Pentingnya penerapan komunikasi efektif dalam konteks pendidikan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(6), 5241-5251.
Flor, A. G., & Cangara, H. (2018). Komunikasi lingkungan: Penanganan kasus-kasus lingkungan melalui strategi komunikasi. Prenadamedia Group.
Frantz, C., Petersen, J., & Lucaites, K. (2021). Novel approach to delivering pro-environmental messages significantly shifts norms and motivation, but children are not more effective spokespeople than adults. Plos One, 16(9), e0255457. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0255457
Goldberg, M. (2023). Emotion in strategic environmental communication research: challenges and opportunities. https://doi.org/10.31234/osf.io/5hg4p
Gray, K. (2018). From content knowledge to community change: a review of representations of environmental health literacy. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(3), 466. https://doi.org/10.3390/ijerph15030466
Hartley, J. (2004). Case study research. Dalam C. Cassell & G. Symon (Eds.), Essential guide to qualitative methods in organizational research (pp. 323-333). Sage Publications. https://doi.org/10.4135/9781446280119
Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2016). Characteristics of qualitative descriptive studies: A systematic review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23-42. https://doi.org/10.1002/nur.21768
Liao, C. & Hsu, C. (2023). Exploring determinants of formation of cognitive anchors from altruistic messages: a fuzzy dematel approach. Plos One, 18(11), e0293841. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0293841
Lowe, M., Harmon, S., Kholina, K., Parker, R., & Graham, J. (2022). Public health communication in canada during the covid-19 pandemic. Canadian Journal Public Health, 113(S1), 34-45. https://doi.org/10.17269/s41997-022-00702-z
Mardhiah, A., Puspitasari, C., Husniati, A., & Fauzi, F. (2024). Women's voices for the earth: communication strategies of women candidates on environmental issues in the 2024 election. E3s Web of Conferences, 506, 01001. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202450601001
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldāna, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods source book (4th ed.). Sage Publications.
Mumpuni, N. W. R. & Kusumawati, M. P. (2021). Good governance pengelolaan sampah: komitmen negara terhadap lingkungan hidup. Jurnal Cakrawala Hukum, 12(1), 79-89. https://doi.org/10.26905/idjch.v12i1.5725
Oktarini, M., Lussetyowati, T., & Primadella, P. (2022). Persepsi pemukim terhadap kualitas lingkungan di permukiman kumuh tepian sungai musi, palembang. Jurnal Permukiman, 17(2), 85-92. https://doi.org/10.31815/jp.2022.17.85-92
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: The Free Press.
Salsabilla, D., Afrina, Y., Lestari, R., & Prasida, D. (2023). Sosialisasi pengelolaan sampah yang benar di rt 02 desa tumbang liting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi, 6(2), 1-9. https://doi.org/10.57213/abdimas.v6i2.163
Setyawan, A., Noermijati, N., Sunaryo, S., & Aisjah, S. (2021). What enhances the consumer utility function on environmentally friendly products? the role of message framing in marketing communications. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.210628.037
Sulistiyorini, N. R. S., Darwis, R. S., & Gutama, A. S. (2015). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan margaluyu kelurahan Cicurug. Share: Social Work Journal, 5(1), 71-80. https://doi.org/10.24198/share.v5i1.13120


















