Accounting Perspective of Malang Bantengan Culture with an Ethnomethodological Approach
DOI:
https://doi.org/10.35838/jrap.2025.009Keywords:
Cultural Accounting, Local Wisdom Value, Financing, Ethnomethodology, BantenganAbstract
Purpose: This research aims to uncover the values of local wisdom contained in "Bantengan" and financing in the art of "Bantengan".
Methodology: The type of method used is a qualitative method with an ethnomethodological approach where the author analyzes a culture in the form of the art of "Bantengan" which focuses on "Reality" or the reality of social aspects in daily life.
Finding: The results of the study show that the art of bantengan contains the values of wisdom which include "Guyup Rukun" (Togetherness), "Kekang Control" (Guide), and "Paseduluran" (Brotherhood).
Implication: The accounting practice in this case the financing of the bantengan does not record or bookkeeping in any form. Funds are sourced from personal money and player dues only.
Originality: The novelty of this research lies in the disclosure of the values of local wisdom in the art of Bantengan which is integrated with the practice of non-formal financing without accounting records, which has not been widely studied in the context of ethnomethodology.
Downloads
References
Ardiansyah, M. A. I. H. (2022). Nilai kearifan lokal kesenian Bantengan sebagai sumber penguatan pendidikan karakter siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 45–56.
Bantengan. (2013). Jejak sejarah kesenian. E-Journal Pendidikan Sejarah, 2(3), 23–42.
Bastian. (2019). Lingkup akuntansi sektor publik (pp. 1–52).
Bloom, N., & Van Reenen, J. (2013). Penelitian kualitatif. NBER Working Paper Series, No. 16019. http://www.nber.org/papers/w16019
Casson, M. (1993). Pengaruh budaya pada ekonomi. [Jenis publikasi tidak jelas – perlu dilengkapi]
Datunsolang. (2017). Makna biaya dalam perspektif budaya pernikahan adat Bintauna.
Abrori, F., & Andini, I. Y. (2019). Mengungkap makna akuntansi budaya Ojhung di Kabupaten Sumenep.
Nugraha, F. S., & Malik, A. M. N. A. R. (2023). Riset akuntansi keperilakuan: Literature review. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 55–65.
De Grave, A. (2019). Menguak praktik akuntansi pada pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ masyarakat Toraja [Tesis, Universitas Hasanuddin].
Gray, S. J. (1988). Pengaruh dimensi nilai budaya terhadap dimensi nilai akuntansi. Dalam Ramadhan, A. W., & Syafrudin, M. (2012). Skripsi. Universitas Diponegoro.
Hendriksen, E. S., & Van Breda, M. F. (1989). Nilai konservatisme dalam pengukuran dan pelaporan laba.
Hofstede, G. (2005). Nilai prinsip dalam pengaruh perilaku manusia.
Jessica, M., & Rusliyawati. (2023). Rahasia guanxi dalam praktik akuntansi dan bisnis etnis Tionghoa. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(2), 123–135. https://jamal.ub.ac.id/index.php/jamal/article/view/13680
Kamayanti, A. (2020). Metodologi penelitian kualitatif akuntansi: Pengantar religiositas keilmuan (Edisi revisi). Penelaah.
Koentjaraningrat. (1999). Definisi kebudayaan: Kumpulan konsep, emosi, tindakan, dan karya yang dilakukan dan dipelajari oleh manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
Kriyantono, R. (2020). Metode wawancara dalam penelitian kualitatif. Dalam Teknik komunikasi riset (hlm. 289).
Kumalasari. (2016). Transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan alokasi dana desa. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 5(11), 1–15.
Kusdewanti, A. I., & Tim Penulis. (2014). Akuntansi Bantengan: Perlawanan akuntansi Indonesia melalui metafora Bantengan dan Topeng Malang. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 5(2), 210–225.
Kusumawati, N. P. A., Pramuki, N. M. W. A., & Pratiwi, N. P. T. W. (2023). Filosofi Tri Hita Karana dalam mengungkap konsep akuntansi hijau (Studi fenomenologi). KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 15(1), 150–162. https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/krisna/article/view/6867
Lubis. (2017). Pengertian akuntansi keperilakuan: Riset akuntansi keperilakuan (hlm. 23).
Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Medan: University Medan Area Press.
Martani, D. (2014). Pengertian akuntansi sebagai sistem informasi kepada pihak-pihak berkepentingan terhadap aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan (hlm. 2).
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (dalam Sugiyono, 2020). Analisis data kualitatif secara interaktif dan terus menerus (hlm. 133).
Momiyo. (2018). Budaya Gorontalo: Mengungkap makna pendapatan dalam budaya berdagang “bunthato” pada pedagang Kota Gorontalo.
Mulyadi. (n.d.). Pengertian sistem informasi: Proses membuat, menyajikan, dan memperbaiki informasi kepada pihak berwenang dalam mengatur kegiatan bisnis sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Nordiawan, D., & Hertianti. (2014). Garis besar organisasi sektor publik.
Nunn. (2006). Akuntansi forensik: Cara untuk mengetahui keadaan bisnis dan transaksi keuangan.
Dewi, N. I., Sopanah, A., & Hasan. (2022). Mengungkap akuntansi budaya atas pembiayaan ritual upacara adat Kasada Suku Tengger Bromo Semeru. Jurnal Akuntansi Budaya, 4(1), 407–413.
Patton, M. Q. (dalam Moleong, L. J., 2010). Triangulasi dengan sumber: Proses membandingkan dan mengevaluasi tingkat kepercayaan informasi yang diperoleh melalui berbagai alat dan waktu dalam penelitian kualitatif (hlm. 330–331).
Persson, M. E., Radcliffe, V. S., & Stein, M. (2018). Elmer G. Beamer and the American Institute of Certified Public Accountants: The pursuit of a cognitive standard for the accounting profession. Accounting History, 23(1–2), 71–92.
Puarda, N. A. (2016). Pengaruh pengelolaan keuangan dan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja organisasi nirlaba (Studi pada Yayasan SMA Pasundan di wilayah Kota Bandung). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 8(2), 1–9.
Rachmat. (2010). Akuntansi pemerintahan. Bogor: Penerbit In Media.
Ratmono, D. (2015). Pengertian akuntansi sektor publik: Serangkaian prosedur akuntansi.
Ripository. (2018). Etnometodologi dalam telaah literatur. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1), 4–8.
Risakotta, K. A., Harmadji, D. E., & Sopanah, A. (2013). Akuntansi sektor publik. NBER Working Papers. http://www.nber.org/papers/w16019
Ritzer, G. (2014). Etnometodologi sebagai pendekatan baru dalam kajian ilmu komunikasi. Dalam Susilo, D. (2017). Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 1(1), 62–72.
Siegel, J. G., & Marconi, H. R. (1989). Important life goals and behavioral standard: Nilai menunjukkan inti budaya.
Sopanah, A., & Harnovinsah. (2023). Teori akuntansi: Konsep dan praktis. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.
Sopanah, A., Hasan, K., S. K., & Rusdianti, I. S. (2023). Akuntabilitas publik organisasi nirlaba. Malang: Scopindo Media Pustaka.
Sugiyono. (2020). Teknik pengumpulan data: Pengelompokkan data dalam beberapa kategori (hlm. 132). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Definisi data primer: Sumber data yang secara langsung (hlm. 193). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Thalib, M. A., Sujianto, A. N., Sugeha, H. F., & Huruji, S. (2023). Studi etnometodologi Islam: Mengupas praktik akuntansi berbasis nilai budaya lokal. Jurnal Buana Akuntansi, 8(2), 90–101.
Thalib, M. A. (2022). Pelatihan teknik pengumpulan data dalam metode kualitatif untuk riset akuntansi budaya. Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 44–50.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riski Nur Utami, Ana Sopanah, Syamsul Bahri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).











