https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/issue/feedTeknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin2025-03-24T05:14:59+00:00Magister Teknik Mesinteknobiz@univpancasila.ac.idOpen Journal Systems<p> </p> <p>Jurnal Teknobiz sebagai jurnal berkala ilmiah memiliki tujuan untuk mempublikasikan pengembangan ilmu serta wawasan mengenai lingkup teknik mesin yang berfokus pada bidang energi baru terbarukan dan manufaktur. Publikasi yang diterbitkan oleh Jurnal Teknobiz merupakan hasil penelitian para akademisi baik dari penelitian para dosen maupun penelitian kerjasama antara mahasiswa dan dosen, bahkan juga penelitian dari kalangan para praktisi industri yang bergerak di bidang teknik mesin. Jurnal Teknobiz ini dapat diakses secara <em>full text </em>dan <em>open access </em>oleh para pembaca sehingga para pembaca juga ikut turut membantu dalam peningkatan sitaksis dari Jurnal Teknobiz. Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dam lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain.</p>https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8561Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi2025-03-24T05:14:59+00:00admin teknobiz5@gmail.com<p>-</p>2025-03-24T05:14:59+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8549High Pressure Transfer Pump Efficiency Calculation Before And After Reverse Engineering at PLTGU XYZ2025-03-24T01:19:47+00:00Istianto Budhi Rahardjaistianto@itpln.ac.idBambang Setiadibamset124@gmail.comJosua Uli Syahputra Sitompululisitompul473@gmail.comEko Sulistiyoeksulis732@gmail.com<p>Steam Gas Power Plant (PLTGU) is a power plant that uses gas as fuel and reuses exhaust gas from the gas turbine to heat the pipes in the HRSG (Heat Recovery Steam Generator) to produce steam and rotate the steam turbine. PLTGU XYZ is a Gas and Steam Power Plant which has 2,154 MW. One of the important components used in PLTGU is the high-pressure transfer pump. A high-pressure transfer pump is a pump that functions to move water from the low-pressure drum through the high pressure economizer to the high pressure drum, using an automatic system. The type of high-pressure transfer pump at PLTGU XYZ is Type MC100-300/9. To maintain the efficiency of the high-pressure transfer pump, components need to be maintained or replaced. high pressure transfer pump components have been replaced on the pump shaft using the reverse engineering method. Before reverse engineering the large pump shaft the efficiency was 66%, and after reverse engineering the large pump shaft the efficiency was 63%, so the comparison of pump efficiency before and after reverse engineering the pump shaft was 3%.</p>2025-03-24T01:14:43+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8550Broiler Chicken Coop Heating Efficiency Analysis: Comparative Study of Heat Dispersion and Energy Consumption2025-03-24T01:19:50+00:00Archi Kun Cahyo Utomoarchikuncahyo@gmail.comDimas Zulfa Danuartadifa231@gmail.comFidelis Gigih Triatmajafidgtri213@gmail.comVincentius Bram Armunantovincbra_anto@gmail.comSuyantosynt_to123@gmail.co.id<p>Broiler house heaters play a crucial role in maintaining optimal temperatures during the brooding phase to support optimal growth. However, conventional heaters such as the Super Saver Heater and Heater Handmade have limitations in terms of energy efficiency and heat distribution. This study aims to analyze the performance of the proposed heater in three key aspects: heating rate, heat distribution, and fuel consumption efficiency, and compare it with conventional heaters. The results indicate that the proposed heater increased the temperature from 26°C to 53°C within 2 minutes, with an average heating rate of 13.5°C per minute, outperforming conventional heaters. Heat distribution was more uniform, ensuring stable temperatures at various measurement points within the broiler house. In terms of energy efficiency, the proposed heater consumed only 0.5 kg of LPG in 6 minutes, significantly lower than the Super Saver Heater, which required 1 kg of LPG. Overall, the proposed heater demonstrated superior energy efficiency, faster heating, and more stable heat distribution, making it a more effective alternative to conventional heating systems used in broiler farming.</p>2025-03-24T01:15:15+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8551Modifikasi Pitot Tube Static Dengan Dilengkapi Sensor Suhu Kelembaban, Anemometer Dan Alat Kemiringan Sudut Digital Pada Low Speed Tunnel Wt-4002025-03-24T01:19:53+00:00Adefersa Widyartoadefersa449@gmail.comDede Lia Zariatindedeliazariatin@univpancasila.ac.id<p>Perkembangan revolusi di dunia industri tidak lepas dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berawal dari pengembangan laboratorium inilah menjadi dasar pemikiran dalam penelitian ini salah satunya adalah terowongan angin <em>(wind tunnel)</em> Suryadarma <em>Low Speed Tunnel</em> (SLST WT-400) yang ada di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. <em>Wind tunnel</em> yang digunakan oleh siswa belum dilengkapi alat ukur suhu dan kelembaban yang kemudian dalam perancangannya dikembangkan dengan menggunakan perangkat sistem baru untuk pembacaan otomatis sesuai dengan revolusi industri 4.0 dengan dilengkapi alat anemometer, dimana dilengkapi juga alat Pitot Tube Statis yang ada di dalam bagian <em>Test Section Wind Tunnel</em> yang berbasis digital untuk mengetahui <em>Angle of Attack</em> pada benda uji, sehingga mensimulasikan eksperimen yang lebih cepat dan akurat dari masalah karakteristik aerodinamis suatu benda uji.</p>2025-03-24T01:15:46+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8552Analisis Pengaruh Holding Time, Holding Pressure, dan Cooling Time Terhadap Nilai dan Konsistensi Lid Opening Force2025-03-24T01:19:55+00:00Aditya Nugrahaaditya.nugraha@atmi.ac.idAdi Nugrohoadnun342@gmail.co.idAdhi Setya Hutamaadsethut436@gmail.comStevanus Hanung Tri Budiartostebud254@gmail.com<p><em>Flip top cap tube</em> merupakan tutup botol yang terdiri dari 2 bagian yaitu tutup dan topi, dibutuhkan gaya untuk melakukan gerakan membuka pada <em>flip top cap tube</em> yang disebut dengan <em>lid opening force</em>. Dalam mengatasi permasalahan rendahnya nilai <em>lid opening force</em> pada produk cap tube 35 mm, dilakukan penelitian pada parameter yang memiliki pengaruh terhadap nilai <em>lid opening force</em> yaitu tekanan tahan, waktu tahan, dan waktu pendinginan. Tekanan tahan yang diteliti memiliki nilai 25%, 30%, 35%, dan 40%. Waktu tahan dengan nilai 0,8 detik, 1 detik, 1,2 detik, dan 1,4 detik dan waktu pendinginan dengan nilai 11,5 detik dan 12,5 detik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Taguchi dan ANOVA. Analisis dari hasil penelitian menunjukan bahwa parameter tekanan tahan memberikan persentase kontribusi 72,42%, waktu pendinginan dengan persentase kontribusi 15,35%, dan waktu tahan dengan persentasi kontribusi 4,33%. Untuk mendapatkan nilai lid opening force terbaik dengan nilai 1,73 kgf, maka digunakan parameter setting tekanan tahan dengan nilai 40%, waktu tahan dengan nilai 1,4 detik, dan waktu pendinginan dengan nilai<em> 12,5 detik. </em></p>2025-03-24T01:16:10+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8553Study of Optimization of Plastic Waste Pyrolysis into Gasoline Fuel2025-03-24T01:19:59+00:00Arief Yulistiantoarief.yulis@gmail.comAde Ruhamaadhama231@gmail.comIqbal Romadonaiqbdon213@gmail.co.idM. Ibrahim Ichsanibrsan@gmail.comMuhammad Robiansyahrobiansyah.nk@gmail.comPrawotoprawoto@gmail.comEka Maulanaeka.maulana@gmail.com<p>Pyrolysis, which converts plastic waste into energy through a heating process without oxygen, has been proven to reduce waste volume by up to 90% while becoming an alternative fuel with high economic value. The optimal pyrolysis temperature of 380°C produces the most significant amount of pyrolysis oil, with a potential thermal efficiency of up to 80%. The main challenges in optimizing pyrolysis include energy efficiency, operational costs, and production scale. This study aims to improve the efficiency of the pyrolysis process by enhancing the reactor, condenser tube, and control system. With this approach, it is hoped that a more cost-effective, environmentally friendly plastic waste management solution can be created that supports the concept of a circular economy in Cirebon City. The result is that with a plastic waste composition of 30% PP and 70% LDPE and the addition of a kaolin catalyst to the pyrolysis reactor, it can produce oil equivalent to gasoline with an octane rating of 88. This optimization can reduce the use of fossil fuels, create new jobs, and significantly contribute to environmental sustainability.</p>2025-03-24T01:16:41+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8554Plastic Waste Management through Pyrolysis in the Seribu Islands: Energy Efficiency and Fuel Oil Production Analysis2025-03-24T01:20:03+00:00Bambang Raharjoraharjo5323005@univpancasila.co.idAryan Winandaaryanwinanda@gmail.comPuguh Triwinantoguhnanto123@gmail.comTaufan Firdhaustaufanfirdhaus@gmail.comNursiwannursiwanalif@yahoo.comPrawotoprawoto@gmail.comEka Maulanaeka.maulana@gmail.com<p>Plastic waste in the Seribu Islands has become a significant issue threatening marine and coastal ecosystems. This study analyzes the conversion of plastic waste into diesel fuel through pyrolysis, employing three scenarios of plastic mixture ratios: LDPE and PP, PET, PS, and HDPE. With operating temperatures of 400 °C, 480 °C, and 550 °C, the research evaluates energy efficiency, diesel output, and return on investment (ROI). Results indicate that a mixture of 50% LDPE and PP, 15% PET, 10% PS, and 25% HDPE at 550 °C produces the highest diesel yield of 0.805 tons per 1,000 kg of plastic. The annual ROI is recorded at 0.26%, highlighting the project's potential to support environmental conservation while providing economic benefits</p>2025-03-24T01:17:21+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8555Modifikasi Perancangan Sandaran Kaki (Footrest) Yang Fleksibel Pada Kursi Roda Penyandang Disabilitas2025-03-24T01:20:05+00:00dhidik mahandikadhidik_mahandika@univpancasia.ac.idDwi Rahmalinadrahmalina@univpancasila.ac.idSusanto Sudirosusantosud@yahoo.co.idAdrian Reynaldiadrian.reynaldi@gmail.com<p>Pada umumnya kursi roda banyak digunakan oleh penyandang disabilitas. Selain alat bantu, kursi roda juga digunakan sebagai alat transportasi. Secara visual, komponen kursi roda mempunyai bentuk yang bagus dan inovatif, namun bentuk tersebut belum tentu menjamin keamanan dan kenyamanan, salah satu komponen penting dalam bagian kursi roda adalah pijakan kaki yang perlu dibuat aman dan nyaman. Perancangan desain ini menghasilkan 1 varian terpilih dari hasil pembobotan kriteria perancangan. Varian 1 terdiri dari komponen engsel bawah, engsel atas, tuas pengatur sandaran kaki, dudukan penopang betis, pipa penyangga dudukan, pipa pijakan kaki, plat penopang betis, busa penopang betis, dan penopang betis. Dari hasil dilapangan dihasilkan beban rata-rata remaja adalah 30 kg sehingga secara analisis ergonomi, beban pijakan kaki adalah 294,3 N. Sandaran pijakan kaki kemudian dianalisis menggunakan software Solidworks 2020 dengan memberikan beban pijakan kaki pada posisi 15º, 30º, dan 90º. Dari hasil analisis tersebut diperoleh hasil bahwa perancangan sandaran pijakan kaki ini aman karena tegangan tarik sandaran pijakan kaki masih dibawah nilai kekuatan luluh material AISI 1020 sebesar 3,25× 10<sup>8</sup> N/m<sup>2</sup> . Nilai tegangan tarik terbesar adalah 3,298 × 10⁸ N/m<sup>2 </sup>ketika posisi 15 ͦ , nilai deformasi terbesar adalah 1,108 mm ketika posisi 90 ͦ dan <em>Factor of Safety </em>terkecil sebesar 1,2 ketika posisi 15 ͦ.</p>2025-03-24T01:17:49+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8556Analisa Hasil Cetak 3D Printer Terhadap Pengujian Tarik Material ABS+ dengan Variasi Densitas Infill2025-03-24T01:20:09+00:00dhidik mahandikadhidik_mahandika@univpancasia.ac.idhendri sukmahendrisukma@gmail.com<p>Fused deposition modeling (FDM) adalah salah satu jenis teknologi additive manufacturing yang digunakan untuk menghasilkan berbagai produk tiga dimensi. Teknologi ini merupakan teknologi yang paling populer karena kemudahan pengoperasiannya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar mengoptimalkan hasil dari Printer 3D dengan prinsip FDM dengan melakukan variasi dari parameter Printer 3D salah satunya adalah densitas infill terhadap kekuatan material. Dilakukan pengujian ASTM D638 dengan material ABS+ dengan variasil densitas infill 25%, 50%, 75% dan 100%. Pencetakan spesimen uji dilakukan mengguakan Printer 3D pada temperatur cetak 270<sup>o</sup>C, temperatur bed 102<sup>o</sup>C dan temperatur ruangan 40<sup>o</sup>C. Dari hasil pengujian diketahui bahwa densitas infill dapat memberikan pengaruh terhadap sifat mekanik dari hasil 3D Printer dengan nilai densitas mulai naik signifikan pada densitas infill 75%. Adapun berat terbesar dan kekuatan tarik maksimal rata-rata terbesar ada pada spesimen dengan densitas infill 100% sebesar 8,56 gram dan 17,10 N/mm<sup>2</sup></p>2025-03-24T01:18:09+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8557Analysis of The Effect of Electric Current Strength in Shield Metal Arc Welding on The Hardness, Impact and Microstructure of Stainless Steel 3042025-03-24T01:21:24+00:00Haitham Abozaianmiloodh@yahoo.comDwi Rahmalinadrahmalina@univpancasila.ac.id<p>Shielded Metal Arc Welding (SMAW) is a welding process that is widely used because of its simplicity, versatility, and cost-effectiveness. However, in the process, there is a lot of wasted energy, reducing the benefits of the existing energy source, namely electricity. Increasing environmental pollution causes carbon emissions to increase. This study tested the results of SMAW welding against Stainless Steel 304 material by varying it into two factors and three levels. Stainless Steel 304 material is used because it is easy to obtain and is often applied in the industrial world. The types of testing are Visual Metalography and Destructive Test (DT). Observation results visual metalography show that the microstructure has changed in the welding area. While the DT used is the hardness test, and impact test. The DT test results experienced an increase in value, namely the hardness test and impact test. While the tensile test experienced a decrease in value. The factor that most effects visual metalography and DT is the Electric Current used.</p>2025-03-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesinhttps://journal.univpancasila.ac.id/index.php/teknobiz/article/view/8560Peran Limbah Serbuk Kayu Pada Peningkatan Kalor Briket2025-03-24T01:20:13+00:00Rahmat Tri Atmojorahmatri456@gmail.comAbid Fahrezaabid.fahreza@univpancasila.ac.id<p>Penggunaan dan eksploitasi sumber daya hutan dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan limbah dan residu, salah satunya adalah serbuk kayu. Salah satu cara memanfaatkan limbah kayu adalah mengubahnya menjadi pelet atau briket (biofuel padat), akan tetapi ketika distribusi ataupun penyimpanan briket akan ada briket yang basah ataupun rusak dikarenakan terkontaminasi air, seperti terkena hujan, banjir atau karena kelembapan udara. Dalam kondisi ekstrim briket mampu menyerap air sebesar 42,28% dengan laju penyerapan 0,2606% per jamnya. Kontaminasi tersebut menyebabkan meningkatnya nilai kadar air dalam briket serta menurunkan nilai kalor yang dihasilkan, untuk menurunkan kadar air yang telah meningkat bisa dengan dilakukan pemanasan. Pemanasan yang optimal untuk menurunkan kadar air adalah pada suhu 100 oC dengan waktu pemanasan 2,5 jam, karena mampu meningkatkan nilai kalor briket dari 4587,91 kal/g menjadi 4633,77 kal/g.</p>2025-03-24T01:18:58+00:00Copyright (c) 2025 Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin