Author Guidelines

PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL

CoverAge: Journal of Strategic Communication terbit dua kali setahun, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila sebagai media wacana intelektualitas bagi pengembangan Ilmu Komunikasi. CoverAge memiliki dua makna yang dipahami sebagai satu kesatuan. Makna pertama adalah “coverage”, yang berarti lingkup, cakupan atau liputan. Artinya, melingkupi semua teori komunikasi maupun disiplin ilmu lainnya yang mendukung komunikasi dan yang terkait dengan konsep tentang strategic communication. Makna kedua adalah “cover age”, yang artinya memiliki kandungan konseptual yang mampu menjawab tantangan zaman dalam konteks strategic communication. Sedangkan kata strategic sendiri dapat diartikan sebagai persoalan yang penting terkait dengan suatu pencapaian tujuan. Dengan demikian strategic juga berhubungan dengan masalah perencanaan atas tindakan (plan of actions).

Strategic sebenarnya merupakan kata sifat dari strategi. Strategi diartikan dalam banyak cara yang berbeda, namun paling tidak ada empat arti strategi secara umum, yaitu: strategi adalah perencanaan, strategi adalah pola implementasi, strategi adalah posisi, dan strategi adalah perspektif atau sudut pandang. Berdasarkan pemahaman tersebut, makna dari strategic communication yang digunakan bertujuan membangun wacana intelektualitas tentang perencanaan, pola implementasi, posisi atau sudut pandang atas berbagai masalah komunikasi dalam mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.

Dewan Redaksi mengundang para pengajar, peneliti, mahasiswa serta praktisi di bidang komunikasi untuk mengirimkan tulisan berupa artikel ilmiah melalui alamat Redaksi CoverAge: Journal of Strategic Communication. Artikel yang dikirimkan sebanyak 3 (tiga) rangkap hard copy dan 1 (satu) soft copy dalam bentuk CD kepada Dewan Editorial CoverAge: Strategic Journal of Communication, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila, Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640, Tel./Fax: (021) 7870451, atau dapat dikirimkan melalui e-mail ke: coverage.fikomup@gmail.com.

Syarat-syarat Penulisan Artikel

  1. Artikel dapat berupa hasil penelitian, baik penelitian lapangan atau penelitian pustaka, maupun artikel refleksi pemikiran terhadap fenomena kajian komunikasi yang memenuhi standar penerbitan jurnal ilmiah dan belum pernah dipublikasikan di media lain atau dalam proses penyuntingan di jurnal berkala lain. Dengan disetujuinya artikel untuk diterbitkan, penulis dengan sendirinya menyerahkan hak cipta tulisan kepada CoverAge: Journal of Strategic Communication.
  2. Naskah dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan panjang tulisan lebih kurang 5.000-8.000 kata atau antara 15-30 halaman A4, 1,5 spasi, margin atas dan kiri 4 cm, margin bawah dan kanan 3 cm, font Calibri 11 point.
  3. Naskah dalam bahasa Indonesia secara umum berpedoman pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah (informasi lebih rinci dapat diperoleh melalui laman (website) Pusat Bahasa Depdiknas: http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv4/?q=indeks_berita. Sedangkan naskah dalam bahasa Inggris secara umum berpedoman pada Tata Bahasa dan Ejaan Bahasa Inggris (U.S. Style).
  4. Kata atau istilah asing yang belum diubah menjadi kata/istilah Indonesia atau belum menjadi istilah teknis, diketik dengan huruf miring. Kutipan langsung 5 (lima) baris atau lebih diketik dengan spasi tunggal dan diberi baris baru. Kutipan langsung kurang dari 5 (lima) baris dituliskan sebagai sambungan kalimat dan dimasukkan dalam teks di antara dua tanda petik. Kutipan tidak langsung (parafrase) ditulis tanpa tanda petik.
  5. Contoh pengutipan dalam teks ditulis sebagai berikut: Brian dan Deirdre (2009), atau Shafer & Freedman (2010:115). Gunakan et al. ketika mengutip tulisan yang dikerjakan oleh lebih dari 2 (dua) orang penulis, misalnya, Halahan et al. (2007). Huruf a, b, c, dan seterusnya haruslah digunakan untuk membedakan pengutipan dari pekerjaan yang berbeda dari satu penulis dalam tahun yang sama, misalnya, (Philip, 2009a, 2009b).
  6. Format penulisan laporan hasil penelitian, baik penelitian lapangan maupun penelitian pustaka terdiri atas Judul, Nama Penulis dan Lembaga Penulis, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode, Hasil dan Pembahasan, Simpulan, dan Daftar pustaka:

      Judul. Keefektifan judul antara lain diukur dari kelugasan penulisannya–disarankan maksimal 12 kata dalam tulisan berbahasa Indonesia, atau 10 kata bahasa Inggris–sehingga sekali baca dapat ditangkap maksudnya secara komprehensif. Penulisan Judul menggunakan font Calibri 14 point.

      Nama Penulis dan Lembaga Penulis. Pencantuman baris kredit (byline) yang meliputi nama-nama penulis (yang harus tanpa gelar akademis atau indikasi jabatan dan kepangkatan) disertai dengan nama lembaga dan alamat lembaga tempat kegiatan penelitian dilakukan, serta penunjukkan alamat korespondensi kalau berbeda (berikut nomor telepon/fax., dan e-mail). Penulisan nama penulis menggunakan font Calibri 12 point. Sementara penulisan nama lembaga dan alamat lembaga menggunakan font Calibri 11 point.

      Abstrak (Abstact). Setiap artikel haruslah disertai satu paragraf abstrak berbahasa Indonesia dan Inggris secara gamblang, utuh, dan lengkap menggambarkan esensi isi keseluruhan tulisan. Jumlah kata dalam abstrak disarankan maksimal 200 kata. Penulisan abstrak menggunakan font Calibri 11 point.

      Kata Kunci (Keywords). Ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris disarankan 3 sampai 6 kata atau istilah dan cara pengurutannya dimulai dari yang paling spesifik sampai ke yang bersifat umum. Penulisan kata kunci menggunakan font Calibri 11 point.

      Pendahuluan. Berisi latar belakang penelitian atau urgensi permasalahan yang dikaji, serta secara gamblang menyatakan tujuan penelitian/kajian. Bagian pendahuluan disarankan tidak lebih dari 2 halaman.

      Tinjauan Pustaka. Memberikan acuan terkait dengan masalah penelitian/kajian, juga dapat berfungsi sebagai kerangka teoretis yang relevan dengan masalah yang diteliti/dikaji. 

      Metode. Diuraikan secara terinci, demikian juga langkah-langkah kerjanya (prosedur penelitiannya). Jika metode mengacu pada prosedur standar, haruslah menuliskan standarnya.

      Hasil dan Pembahasan. Hasil penelitian/kajian haruslah disusun secara sistematis sesuai dengan tujuan penelitian/kajian. Pemaparan hasil dan penjelasannya dapat mengacu pada tabel, gambar, grafik, dan atau foto yang disajikan secara fungsional, jelas, baik, dan mudah dipahami. Pembahasan haruslah menunjukkan hubungan antara hasil penelitian/kajian dan kerangka teoretis, atau hasil penelitian sebelumnya.

      Simpulan. Penarikan simpulan dan perampatan yang meluas, serta pencetusan teori baru yang dituangkan secara mapan akan membuat artikel lebih bernilai di bandingkan dengan memuat simpulan yang dangkal dan saran bahwa penelitian tersebut perlu dilanjutkan. Simpulan hendaknya ditulis dalam kalimat yang mudah diingat oleh pembaca, dan tidak mengulang hasil secara verbatim.

      Daftar Pustaka: Penyusunan daftar pustaka mengacu pada Author-Date System (Sistem Nama-tahun) dengan menggunakan kaidah penulisan APA Style. Bahan yang diacu disarankan memiliki Sumber Acuan Primer (artikel dalam berkala ilmiah/jurnal, disertasi S-3, tesis S-2, karya-karya ilmiah orisinal) minimal 80% dari penerbitan 10 tahun terakhir. Daftar kepustakaan diurutkan secara alfabetis, dan hanya memuat literatur yang dirujuk dalam artikel. Semua sumber acuan yang tidak dirujuk dalam teks akan dihapus dari Daftar Pustaka.

  1. Format penulisan artikel yang merupakan hasil refleksi pemikiran terhadap fenomena kajian komunikasi terdiri atas Judul, Nama Penulis dan Lembaga Penulis, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Pembahasan, Simpulan, dan Daftar pustaka:

      Judul. Keefektifan judul antara lain diukur dari kelugasan penulisannya–disarankan maksimal 12 kata dalam tulisan berbahasa Indonesia, atau 10 kata bahasa Inggris–sehingga sekali baca dapat ditangkap maksudnya secara komprehensif. Penulisan Judul menggunakan font Calibri 14 point.

      Nama Penulis dan Lembaga Penulis. Pencantuman baris kredit (byline) yang meliputi nama-nama penulis (yang harus tanpa gelar akademis atau indikasi jabatan dan kepangkatan) disertai dengan nama lembaga dan alamat lembaga tempat kegiatan penelitian dilakukan, serta penunjukkan alamat korespondensi kalau berbeda (berikut nomor telepon/fax., dan e-mail). Penulisan nama penulis menggunakan font Calibri 12 point. Sementara penulisan nama lembaga dan alamat lembaga menggunakan font Calibri 11 point.

      Abstrak (Abstact). Setiap artikel haruslah disertai satu paragraf abstrak berbahasa Indonesia dan Inggris secara gamblang, utuh, dan lengkap menggambarkan esensi isi keseluruhan tulisan. Jumlah kata dalam abstrak disarankan maksimal 200 kata. Penulisan abstrak menggunakan font Calibri 11 point.

      Kata Kunci (Keywords). Ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris disarankan 3 sampai 6 kata atau istilah dan cara pengurutannya dimulai dari yang paling spesifik sampai ke yang bersifat umum. Penulisan kata kunci menggunakan font Calibri 11 point.

      Pendahuluan. Berisi latar belakang masalah atau urgensi permasalahan yang dikaji, serta secara gamblang menyatakan tujuan kajian. Bagian pendahuluan disarankan tidak lebih dari 2 halaman.

      Pembahasan. Hasil kajian haruslah disusun secara sistematis sesuai dengan tujuan kajian. Pemaparan hasil dan penjelasannya dapat mengacu pada tabel, gambar, grafik, dan atau foto yang disajikan secara fungsional, jelas, baik, dan mudah dipahami.

      Simpulan. Penarikan simpulan dan perampatan yang meluas, akan membuat artikel lebih bernilai dibandingkan dengan memuat simpulan yang dangkal dan saran bahwa kajian tersebut perlu dilanjutkan. Simpulan hendaknya ditulis dalam kalimat yang mudah diingat oleh pembaca, dan tidak mengulang hasil secara verbatim.

      Daftar Pustaka: Penyusunan daftar pustaka mengacu pada Author-Date System (Sistem Nama-tahun) dengan menggunakan kaidah penulisan APA Style. Bahan yang diacu disarankan memiliki Sumber Acuan Primer (artikel dalam berkala ilmiah/jurnal, disertasi S-3, tesis S-2, karya-karya ilmiah orisinal) minimal 80% dari penerbitan 10 tahun terakhir. Daftar kepustakaan diurutkan secara alfabetis, dan hanya memuat literatur yang dirujuk dalam artikel. Semua sumber acuan yang tidak dirujuk dalam teks akan dihapus dari Daftar Pustaka.

  1. Catatan Akhir (Endnotes) jika diperlukan dapat ditulis sebelum Daftar Pustaka sebagai suplemen untuk memperkuat informasi yang substantif, penting dan relevan dalam teks.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

  1. Buku (edisi, terjemahan, dalam suntingan/editor):

      Ardianto, E. (2004). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

      Baran, S. J., & Davis, D. K. (2009). Mass Communication Theory: Foundations, Ferment, and Future (5th ed.). Belmont: The  Wadsworth/Cengage Learning.

      Cultip, S. M., Center, A. H. & Broom, G. M. (2007). Effective public relations: Merancang dan melaksanakan kegiatan kehumasan dengan sukses (edisi ke-9) (B. S. Tri Wibowo, Pentj.). Jakarta: Kencana Prenadia Media Group.

      Johnson-Cramer, M. E., Berman, S. L. & Post, J. E. (2003). Re-examining the concept of “stakeholder management”. In J. Andriof, S. Waddock, B. Husted, & S. S. Rahman (Eds.), Upholding stakeholder thinking: Relationships, communications, reporting, and performance (pp. 145-161). Sheffield: Greenleaf.

      Sriramesh, K. & Vercic, D. (Eds). (2003). The global public relations handbook: Theory, research, and practice. Mahwah, New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

  1. Artikel dalam berkala ilmiah/jurnal:

      Shafer, R. & Freedman, E. (2010). An overview of contemporary central Asian mass media research. Media Asia, 37(2):112-119.

  1. Tesis, disertasi dan laporan penelitian:

      Estaswara, B. H. (2007). Proses implementasi IMC di Indonesia dan prospeknya ke depan dalam praktek bisnis: Studi eksploratori komparatif terhadap empat kelompok profesi. Tesis S-2 tidak diterbitkan. Universitas Indonesia, Jakarta.

      Jamilah-Ahmad. (2008). The effect of interplay between politics, culture and practice in Malaysia. (Volume 12, No. 32, pp. 15-32). Poland: Poznan University of Economics, Department of Economics Journalism and Public Relations.

  1. Artikel dalam surat kabar dan majalah:

      Alifahmi, H. (2007, 1 September). Orkestra komunikasi pemasaran. Bisnis Indonesia, hlm. 13

  1. Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Keppres:

      Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia No. 43 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Melalui Sistem Stasiun Jaringan oleh Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Televisi.

  1. Makalah seminar, lokakarya, penataran:

      Hackley, C.A., Dong, Q. & Howard, T. (2007, July 4-8). Global public relations faces challenges and opportunities. Paper presented at the 16th Annual World Business Congress of the International Management Development Association in Maastricht, The Netherlands.

      Bailey, W. & McGill, A. (2008, December 1). Freedom fighters or terrorist by another name? Proceedings of the 1st Australian Security and Intelligence Conference, SECAU─Security Research Centre Edith Cowan University Mount Lawley Campus, Perth Western Australia.

  1. Sumber Internet:

           Rawlins, B. L. (2006). Prioritizing stakeholders for public relations. Institute for Public Relations. Diakses 16 Juni 2010 dari http://www.institutrforpr.org/files/uploads/2006_Stakeholders.pdf.

 

GUIDELINES FOR WRITING ARTICLE

CoverAge: Journal of Strategic Communication is biannually published by Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila as the medium of intellectual discourse for the development of Communication Studies. CoverAge has two meanings that are understood as a unity. The first meaning is the “coverage”, which means the scope, or coverage. That is, covering all communication theory and other disciplines that support communications and associated with the concept of strategic communication. The second meaning is “cover age”, which means to have a conceptual content that can address challenges in the context of strategic communication era. While the word strategic can be interpreted as an important issue associated with an achievement of goal. Thus, it is also associated with strategic planning issues for action, or plan of actions.

Strategic is actually an adjective of the strategy. The strategy defined in many different ways, but there are at least four meanings in general strategy, namely: the strategy is the planning, strategy is the pattern of implementation, the strategy is positioning, and strategy is the perspective or viewpoint. Based on this understanding, the meaning of the use of strategic communication aimed at building intellectual discourse about the planning, implementation patterns, positions or viewpoints on various issues of communication in achieving its objectives effectively and efficiently.  

Editorial Board invites faculties, researchers, and practitioners in the field of communication to transmit the writing of scientific articles through CoverAge. Please send the article in 3 hard copy and 1 soft copy on CD to Editorial Board of CoverAge: Strategic Journal of Communication, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila, FE Building 3rd Fl., Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640, Tel./Fax: (021) 7870451, or it can be submitted via e-mail to: coverage.fikomup@gmail.com. 

 

The Terms of Writing Article

  1. The article can be report of the research or the result of reflection of thought, which meet the standards of scientific journal publication and has never been published in other media or in the editing process in another periodical journal. With the approval of the article for publication, authors submit itself the writings copyright to CoverAge: Journal of Strategic Communication.
  2. Manuscript can be written in Indonesian or English with a writing length of approximately 5,000-8,000 words or between 15-30 pages, typed in MS Word 97-2003 or latest version, A4 1.5 line spacing, 4 cm top and left margins, 3 cm bottom and right margins, and 11 point size of Arial font.
  3. Manuscript in Indonesian referring to Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), and Pedoman Umum Pembentukan Istilah (more details can be obtained through the website of Pusat Bahasa Depdiknas: http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv4/?q=indeks_berita. While the English text is generally guided by the Spelling and Grammar of English (U.S. Style).
  4. Foreign words or terms that have not been changed to the word/term in Indonesian or not yet a technical term, typed in italics. 5 lines of direct quotation or more typed with single spacing and given a new line. Direct quotations of less than 5 lines written as the connection of sentences and inserted in the text between two quotation marks. Indirect quotation (paraphrase) is written without quotation marks.
  5. The example of citations in the text is written as follows: Brian and Deirdre (2009), or Shafer & Freedman (2010:115). Use et al. when quoting posts are done by more than 2 authors, for example, Halahan et al. (2007). Letters a, b, c, and so forth must be used to distinguish citations of different works from the same author in the same year, for example, (Philip, 2009a, 2009b).
  6. The format of writing the article of the research consists of title of article, author’s name and institutions, abstract, keywords, introduction, literature review, method, finding and discussion, conclusions, and references:

      Title. The effectiveness of title, among others, measured from its effectiveness in writing the title- recommended maximum of 12 words in Indonesian, or 10 words in English-so that once read can be captured in a comprehensive meaning. Title is written using Calibri font 14 point.

      Name of author(s) and the institution(s). The inclusion of credit lines (byline) which includes the name(s) of the author(s) (who have no academic degree or an indication of position) is accompanied by institution name and the address of institution where the research activities carried out and the appointment of correspondence address (including telephone number/fax., and e-mail). Name of author(s) is written using Calibri font 12 point. Institution name and the address is written using Calibri font 11 point.

      Abstract. Each article must be accompanied by one paragraph of abstract both in Indonesian and English in a clear, complete, and fully describe the essence of the contents of the entire article. Number of words in the abstract suggested a maximum of 200 words. Abstract is written using Calibri font 11 point.

      Keywords. Provided both in Indonesian and English, and are recommended 3 to 6 words or terms starting from the most specific to general. Keywords is written using Calibri font 11 point.

      Introduction. It contains of research background or urgency of the problems that were examined, as well as clearly stating the purpose of research/study. The introduction is recommended no more than 2 pages.

      Literature reviews. It provides guidance related to the research/study, also may serve as a theoretical framework, and literature review relevant to the problems examined/reviewed.

      Method. Described in detail, as well as the steps it works (research procedures). If the method refers to the standard procedure, should write the standards.

      Findings and Discussion. Finding of research/study should be developed systematically in accordance with the purpose of research/study. The exposure of finding and its explanation can refer to the tables, pictures, graphics, and or photos presented by functional, clear, good, and easy to understand. The discussion should show the relationship between the research/study and a theoretical framework, or the results of previous studies.

      Conclusion. Withdrawal of conclusions and generalization, and arcing new theory as outlined in well-established will make the article more valuable than a superficial conclusion containing advice that the research should be continued. Conclusions should be written in a sentence that is easy to remember by readers, and do not repeat verbatim results.

      References: Compilation of bibliography refers to the Author-Date System and using the APA Style writing rule. Materials referenced are advised to have Primary Reference Sources (articles in scientific periodical/journals, dissertation, theses, scholarly classical works) of at least 80% from the issuance of the last 10 years. References sorted alphabetically, and just load referenced literature in the article. All reference sources are not referred to in the text will be removed from the Reference list.

  1. The format of article the result of reflection of thought consists of title of article, author’s name and institutions, abstract, keywords, introduction, discussion, conclusions, and references:

      Title. The effectiveness of title, among others, measured from its effectiveness in writing the title- recommended maximum of 12 words in Indonesian, or 10 words in English-so that once read can be captured in a comprehensive meaning. Title is written using Calibri font 14 point.

      Name of author(s) and the institution(s). The inclusion of credit lines (byline) which includes the name(s) of the author(s) (who have no academic degree or an indication of position) is accompanied by institution name and the address of institution where the research activities carried out and the appointment of correspondence address (including telephone number/fax., and e-mail). Name of author(s) is written using Calibri font 12 point. Institution name and the address is written using Calibri font 11 point.

      Abstract. Each article must be accompanied by one paragraph of abstract both in Indonesian and English in a clear, complete, and fully describe the essence of the contents of the entire article. Number of words in the abstract suggested a maximum of 200 words. Abstract is written using Calibri font 11 point.

      Keywords. Provided both in Indonesian and English, and are recommended 3 to 6 words or terms starting from the most specific to general. Keywords is written using Calibri font 11 point.

      Introduction. It contains of study background or urgency of the problems that were examined, as well as clearly stating the purpose of study. The introduction is recommended no more than 2 pages.

      Discussion. Discussion of study should be developed systematically in accordance with the purpose of study. The exposure of discussion and its explanation can refer to the tables, pictures, graphics, and or photos presented by functional, clear, good, and easy to understand.

      Conclusions. Withdrawal of conclusions and generalization, will make the article more valuable than a superficial conclusion containing advice that the study should be continued. Conclusions should be written in a sentence that is easy to remember by readers, and do not repeat verbatim results.

      References: Compilation of bibliography refers to the Author-Date System and using the APA Style writing rule. Materials referenced are advised to have Primary Reference Sources (articles in scientific periodical/journals, dissertation, theses, scholarly classical works) of at least 80% from the issuance of the last 10 years. References sorted alphabetically, and just load referenced literature in the article. All reference sources are not referred to in the text will be removed from the Reference list.

  1. Endnotes if required to be written before the References as a supplement to strengthen the substantive information, important and relevant in the text.


Writing References

  1. Books (edition, translation, in editor[s]):

      Ardianto, E. (2004). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

      Baran, S. J. & Davis, D. K. (2009). Mass Communication Theory: Foundations, Ferment, and Future (5th ed.). Belmont: The  Wadsworth/Cengage Learning.

      Cultip, S. M., Center, A. H. & Broom, G. M. (2007). Effective public relations: Merancang dan melaksanakan kegiatan kehumasan dengan sukses (edisi ke-9) (B. S. Tri Wibowo, Trans.). Jakarta: Kencana Prenadia Media Group.

      Johnson-Cramer, M. E., Berman, S. L. & Post, J. E. (2003). Re-examining the concept of “stakeholder management”. In J. Andriof, S. Waddock, B. Husted, & S. S. Rahman (Eds.), Upholding stakeholder thinking: Relationships, communications, reporting, and performance (pp. 145-161). Sheffield: Greenleaf.

      Sriramesh, K. & Vercic, D. (Eds). (2003). The global public relations handbook: Theory, research, and practice. Mahwah, New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

  1. Article in Journal:

      Shafer, R. & Freedman, E. (2010). An overview of contemporary central Asian mass media research. Media Asia, 37(2):112-119.

  1. Thesis, Dissertation, and Research Reports:

      Estaswara, B. H. (2007). Proses implementasi IMC di Indonesia dan prospeknya ke depan dalam praktek bisnis: Studi eksploratori komparatif terhadap empat kelompok profesi. Unpublished thesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

      Jamilah-Ahmad. (2008). The effect of interplay between politics, culture and practice in Malaysia. (Volume 12, No. 32, pp. 15-32). Poland: Poznan University of Economics, Department of Economics Journalism and Public Relations.

  1. Article in Magazine or Newspaper:

      Alifahmi, H. (2007, 1 September). Orkestra komunikasi pemasaran. Bisnis Indonesia, p. 13

  1. Government’s Official Documents:

      Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia No. 43 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Melalui Sistem Stasiun Jaringan oleh Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Televisi.

  1. Proceeding of Meeting and Symposia

      Hackley, C.A., Dong, Q. & Howard, T. (2007, July 4-8). Global public relations faces challenges and opportunities. Paper presented at the 16th Annual World Business Congress of the International Management Development Association in Maastricht, The Netherlands.

      Bailey, W. & McGill, A. (2008, December 1). Freedom fighters or terrorist by another name? Proceedings of the 1st Australian Security and Intelligence Conference, SECAU─Security Research Centre Edith Cowan University Mount Lawley Campus, Perth Western Australia.

  1. Internet:

      Rawlins, B. L. (2006). Prioritizing stakeholders for public relations. Institute for Public Relations. Retrieved on 16 June 2010 from http://www.institutrforpr.org/files/uploads/2006_Stakeholders.pdf.