Cover_Vol.II_No_.2_Des_2014_.jpg

Hampir di penghujung tahun 2014, edisi kedua pada Volume Kedua Journal of Tourism Destination and Attraction kembali hadir dengan hasil-hasil penelitian yang menarik dalam lingkup destinasi dan atraksi pariwisata. Naomi Heumasse, Rosmawaty Anwar dan Nungky Puspita dalam artikel berjudul “Desain Kebijakan Pulau Harapan Dalam Pengembangan Wisata Bahari dengan Menggunakan Interpretative Structural Modeling” mengkaji alternatif-alternatif yang dapat dipilih dalam merancang kebijakan pengembangan wisata bahari di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, yang dipengaruhi oleh kondisi sumberdaya alam, potensi wisata bahari dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Sementara dalam konteks partisipasi masyarakat pada pengelolaan atraksi wisata budaya, Gagih Pradini, Devi Roza K. Kausar, dan Faruk Alfian mengangkat isu pariwisata berbasis masyarakat pada artikel “Manfaat dan Hambatan Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan”. Kemudian masih pada lingkup atraksi wisata di DKI Jakarta, Rizka Novi Irianti, Nungky Puspita dan Made Adhi Gunadi mengangkat topik pengelolaan pengunjung pada artikel berjudul “Pengaturan Pengunjung dan Kenyamanan Wisatawan di Atraksi Wisata Taman Margasatwa Ragunan”. Sedangkan Mochamad Dicky Dewatara, Made Adhi Gunadi, dan Yustisia P. Mbulu, mencoba mengkaji peran media sosial dalam meningkatkan animo pengunjung pada artikel “Promosi Melalui Media Sosial Facebook dan Twitter dan Pengaruhnya terhadap Kunjungan Wisatawan di Jungleland Adventure Theme Park.” Dari Surabaya, Michael Ricky Sondak dalam artikelnya “Creative Problem Solving sebagai Media Pengembangan (Studi Kasus pada Mata Kuliah Introduction to Culinary Business Environment di Culinary Business Department Universitas Ciputra Surabaya)” membahas hasil penelitian dengan metode classroom action research yang menyimpulkan bahwa metode pembelajaran creative problem solving dapat menjadi titik awal pengembangan suatu produk kuliner. Artikel tersebut turut memperkaya edisi ini karena mengangkat topik pengembangan kuliner yang merupakan bagian dan kekhasan sebuah destinasi pariwisata.

Published: 2019-06-17