Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Employee Engagement dengan Work Ethic (Hard Work) sebagai Variabel Moderator: Studi Kasus pada Karyawan Generasi Milenial di PT X

  • Silverius Yoseph Soeharso Fakultas Psikologi, Universitas Pancasila
  • Rosi Nurika Fakultas Psikologi, Universitas Pancasila
DOI: https://doi.org/10.35814/mindset.v11i01.1363
Abstract views: 53 | PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 76
Keywords: employee engagement, budaya organisasi, etos kerja (hard work), generasi milenial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap keterikatan karyawan (employee engagement) pada karyawan generasi milenial di PT X, dengan variabel etos kerja pada dimensi hard work berperan sebagai variabel moderator. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 201 karyawan generasi milenial di PT X. Penelitian ini menggunakan Skala Keterikatan Karyawan (Saks, 2006), Profil Etika Kerja Multidimensi (Multidimensional Work Ethics Profile/MWEP) untuk mengukur etos kerja (hard work), dan Values Survey Modul (VSM 2013) dari Hofstede (2013) untuk mengukur budaya organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterikatan karyawan (R2 = 0,258, Sig.= 0,000). Dengan kata lain, variabel budaya organisasi memberikan sumbangan pengaruh sebesar 25,8 % terhadap keterikatan karyawan. Ketika variabel etos kerja (hard work) ditambahkan sebagai variabel moderator, koefisian R2 meningkat menjadi 0,352 atau memberikan sumbangan sebesar 35,20%. Dengan demikian hipotesa diterima, artinya etika kerja (hard work) meningkatkan atau memperkuat pengaruh budaya organisasi terhadap keterikatan karyawan pada karyawan generasi milenial di PT X.

References

Akbar, M. R. (2013). Pengaruh budaya organisasi terhadap employee engagement (studi pada karyawan PT. Primatexco Indonesia di Batang). Journal of Social and Industrial Psychology, 2(1), 10-18.

Anggraini, l., Astuti, E. S., & Prasetya, A. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi employee engagement generasi y (studi pada karyawan PT Unilever Indonesia Tbk-Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis, 37(2), 183-191. Diunduh dari http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/1470 (13 April 2019).

Aveline, S., & Kumar, R. M. (2017). Employee engagement and effects of work life balance in software industries in chennai. International Journal of Pure and Applied Mathematics. 116(22), 459-466.

Brenyah, R.S., & Darko, T.O. (2017). organisational culture and employee engagement within the ghanaian public sector. Business Management View project, Review Public Admin. Management (p.5:3); https://www.researchgate.net/publication/323083997; DOI: 10.4172/2315-7844.1000233

Carnegie, D. (2018, Januari 16). Tenaga kerja milenial hanya terserap 25 persen. Diunduh dari https://www.dalecarnegie.id/sumberdaya/media/media-coverage/tenaga-kerja-milenial-hanya-terserap-25-persen/ (15 April 2019).

Eldor, L., (2016). (In Progress). The relationship between ethical climate and employee engagement. DOI: 10.13140/RG.2.1.3096.5365

Hasibuan S.P Malayu. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Hofstede, G., Hofstede, Gert. J., & Minkov, M. (2010). Cultures and Organizations software of the mind. New York : Mc Graw Hill.

Koesmono, H. T. (2005). Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi dan kepuasan kerja serta kinerja karyawan pada sub sektor industeri pengolahan kayu skala menengah di Jawa Timur. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 7(2), 171-188.

Kratz H. (2013). Maximizing millennials: The who, how, and why of managing gen Y. United States: University of North Carolina. Diunduh dari https://onlinemba.unc.edu/news/geny-in-the-workplace/

Liana, L. (2009). Penggunaan MRA dengan SPSS untuk menguji pengaruh variabel Moderating terhadap hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Jurnal Teknologi Informasi Dinamika, Vol. XIV, No.2., Juli 2009: 90:97

Lockwood, N. R. (2007). Leveraging employee engagement for competitive advantage. Research Quarterly.

Mangundjaya, W. L. (2017). Charismatic leadership and work ethics on employee engagement. Jakarta Universitas Indonesia.

Meier, J., Austin, A. F., & Crocker, M. C. (2010). Generation y in the workforce: Managerial challenges. The Journal of Human Resource and Adult Learning 6(1), 68-78. Diunduh dari http://www.hraljournal.com/Page/8%20Justin%20Meier.pdf (13 April 2019).

Miller, M. J., Woehr, D. J., & Hudspeth, N. (2002). The meaning and measurement of work ethic: Construction and initial validation of a multidimensional inventory. Jurnal of Vocational Behavior. 60, 451-489.

Priyono, P., & Marnis. (2008). Buku manajemen sumber daya manusia (2). Surabaya: Zifatama Publisher.

Rachmawati, M. (2013). Employee engagement sebagai kunci meningkatkan kinerja karyawan. Among Makarti, 6(2), 52-65.

Robbins, S. P. (2006). Perilaku organisasi (10rd ed). Prentice Hall International. Jakarta: PT Indeks.

Saks, A. M. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619. Diunduh dari https://doi.org/10.1108/02683940610690169 (10 April 2019).

Schaufeli, W.B., & Bakker, A.B. (2004). Job demand, job resources and their relationship with burnout and engagement: A multi sample study. Journal of Organisational Behavior, 25, 293-315. http://dx.doi.org/10.1002/job.248

Schaufeli, W.B., & Bakker, A.B. (2010). The conceptualization and measurement of work engagement: A review. In A.B Bakker, & M.P. Leiter (Eds.), Work engagement: A handbook of essential theory and research (pp.10-24). New York: Psychology Press.

Suharti, L., & Suliyanto, D. (2012). The effects of organizational culture and leadership style toward employee engagement and their impacts toward employee loyalty. World Review of Business Research, 2(5), 128-139.

Published
2020-05-29
How to Cite
Soeharso, S. Y., & Nurika, R. (2020). Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Employee Engagement dengan Work Ethic (Hard Work) sebagai Variabel Moderator: Studi Kasus pada Karyawan Generasi Milenial di PT X. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 11(01), 46 - 54. https://doi.org/10.35814/mindset.v11i01.1363
Section
Articles