ANALISIS DAMPAK HAMBATAN SAMPING PADA KINERJA RUAS JALAN MATRAMAN RAYA

Studi Kasus : Ruas Pasar Ikan Hias Jatinegara – Pasar Hewan Jatinegara

Penulis

  • Riscky Ferdyansyah Saputra Universitas Pancasila
  • Imam Hagni Puspito Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.35814/zq096n04

Kata Kunci:

Hambatan Samping, Derajat Kejenuhan, PKJI, Tingkat Pelayanan Jalan, Kinerja Ruas Jalan

Abstrak

Pertumbuhan jumlah penduduk serta tingginya mobilitas di wilayah perkotaan, khususnya Jakarta, menyebabkan terjadinya berbagai permasalahan lalu lintas, salah satunya adalah kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Matraman Raya, tepatnya pada ruas yang menghubungkan Pasar Ikan Hias Jatinegara hingga Pasar Hewan Jatinegara, serta meninjau pengaruh hambatan samping terhadap tingkat pelayanan lalu lintas di lokasi tersebut. Metode yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI), dengan parameter seperti volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, kecepatan arus bebas, dan klasifikasi hambatan samping. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa hambatan samping yang tinggi, seperti aktivitas parkir di bahu jalan dan keberadaan pedagang kaki lima, mengakibatkan penurunan kecepatan arus bebas kendaraan. Kecepatan mobil penumpang tercatat 52,78 km/jam dari standar 61 km/jam, dan sepeda motor sebesar 41,52 km/jam dari standar 48 km/jam. Nilai derajat kejenuhan sebelum intervensi adalah 0,96 untuk Jalur A dan 0,91 untuk Jalur B, dengan tingkat pelayanan masuk kategori E. Setelah dilakukan upaya penanganan berupa penertiban hambatan samping, pemasangan rambu larangan berhenti, serta penyediaan lahan parkir, terjadi peningkatan kinerja jalan. Derajat kejenuhan menurun menjadi 0,75 (Jalur A) dan 0,71 (Jalur B), dan tingkat pelayanan meningkat menjadi kategori C. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan hambatan samping berperan penting dalam meningkatkan kinerja ruas jalan.

Diterbitkan

2025-11-30

Terbitan

Bagian

Articles