PENDAMPINGAN KEGIATAN SMART ENVIRONMENT DENGAN SUMUR RESAPAN UNTUK MITIGASI BENCANA KEKERINGAN

Penulis

  • Diyanti Diyanti Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.35814/janata.v4i2.7970

Kata Kunci:

Mitigasi, Kekeringan, Konservasi, Lingkungan, Sumur Resapan

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan program kegiatan pengabdian LLDIKTI Wilayah III kepada masyarakat desa, salah satu desa yang menjadi sasaran adalah Desa Jamali yang terletak di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Desa Jamali  setiap musim kemarau mengalami kekurangan air, maka dari itu diperlukan suatu untuk konsenvarsi air tanah yang salah satunya dengan sumur resapan. Pada kegiatan PkM ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam mengatasi bencana kekeringan, mendapatkan debit rancangan sumur resapan, mendapatkan dimensi sumur resapan, kapasitas sumur resapan, dan waktu yang dibutuhkan untuk sumur resapan terisi penuh. Metode yang digunakan yaitu dengan analisis debit rancangan dan perhitungan dimensi sumur resapan mengacu pada SNI 8456:2017. Data yang diperlukan berupa data sekunder, yaitu data curah hujan. Berdasarkan hasil perencanaan dapat diperoleh dimensi sumur resapan dengan penampang lingkaran berdiameter 1meter dengan kedalaman 3meter sebanyak 1 sumur. Jenis konstruksi adalah buis beton. Biaya yang dibutuhkan dalam perencanaan sumur resapan air hujan per hunian adalah Rp 3.637.421.

Diterbitkan

2025-01-06

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENDAMPINGAN KEGIATAN SMART ENVIRONMENT DENGAN SUMUR RESAPAN UNTUK MITIGASI BENCANA KEKERINGAN . (2025). Jurnal JANATA, 4(2), 65-75. https://doi.org/10.35814/janata.v4i2.7970