ANALISIS ABNORMAL RETURN PADA SAHAM PERBANKAN BUMN AKIBAT INTEGRASI KE DANANTARA: PENDEKATAN EVENT STUDY
DOI:
https://doi.org/10.65179/jimp.2026.10099Keywords:
Danantara Sovereign Wealth Fund, Indonesian state-owned bank, Market Efficiency, Event study, Abnormal ReturnAbstract
Integrasi bank-bank BUMN ke dalam Danantara merupakan kebijakan strategis yang berpotensi mengubah ekspektasi investor dan stabilitas pasar modal Indonesia, sehingga reaksi pasar terhadap peristiwa ini penting untuk dikaji secara empiris. Studi ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya abnormal return pada saham Perbankan BUMN (BBRI, BBNI, BMRI, BBTN) di sekitar tanggal pengumuman integrasi ke dalam Danantara pada 24 Februari 2025. Pendekatan menggunakan event study dengan periode jendela 11 hari kerja (t−5 hingga t+5) yang dihitung melalui metode Market-Adjusted Model. Sampel terdiri dari empat bank BUMN terdaftar di BEI melalui teknik purposive sampling. Pengujian diawali dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan Paired Sample T-Test. Temuan penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,115 (p > 0,05), yang berarti H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan abnormal return yang signifikan antara periode pra dan pasca integrasi Danantara. Temuan ini konsisten dengan teori pasar efisien bentuk setengah kuat, yang mengindikasikan bahwa wacana mengenai integrasi Danantara telah terantisipasi oleh pelaku pasar sebelum pengumuman resmi. Implikasi penelitian ini memperkuat bukti empiris bahwa pasar modal Indonesia mampu menyerap informasi kebijakan strategis secara efisien





