PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN KELUARGA MELALUI PROGRAM EDUKASI FINANSIAL DI DESA SUKARESMI
DOI:
https://doi.org/10.65179/Suluh.2026.9701Keywords:
Pengabdian Kepada Masyarakat, Pencatatan Keuangan Keluarga, Literasi Keuangan, Edukasi KeuanganAbstract
Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Sukaresmi ini bertujuan untuk Masyarakat agar dapat memahami pencatatan keuangan keluarga yang dapat membantu dalam pencatatan keuangan keluarga dengan baik dan dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan, yaitu edukasi / penyuluhan guna memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengelola keuangan keluarga dengan bijak. Hasil kegiatan ini menunjukkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dalam keluarga. Keberhasilan program ini dapat dilihat dari kemampuan peserta yang mulai memahami cara pencatatan keuangan keluarga secara sederhana, terutama dalam membedakan antara pemasukan dan pengeluaran, seperti mencatat pendapatan dan mengidentifikasi pengeluaran, baik itu utang, iuran sosial, tabungan, pendidikan, tagihan, dan lain-lain. Kedepannya, kegiatan program ini dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan dalam meningkatkan literasi keuangan keluarga di masyarakat
References
Atkinson, A., & Messy, F. A. (2012). Measuring financial literacy: Results of the OECD / International Network on Financial Education (INFE) pilot study. OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions, No. 15. https://www.oecd.org/finance/measuring-financial-literacy.htm
Huston, S. J. (2010). Measuring financial literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01170.x
Kartika, R. S. (2023). Dampak program literasi keuangan terhadap perilaku keuangan keluarga di wilayah rural. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 8(2), 145–158.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Marpaung, O. (2021). Bijak mengelola keuangan keluarga kunci keluarga sejahtera. Abdimas Universal, 3(1), 50–54.
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.https://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/Pages/Strategi-Nasional-Literasi-Keuangan-Indonesia.aspx
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-2024.aspx
Rahayu, S., Putri, A. M., & Sari, D. P. (2022). Analisis tingkat literasi keuangan ibu rumah tangga dalam perencanaan keuangan keluarga di daerah pedesaan. Jurnal Manajemen dan Keuangan Keluarga, 15(3), 67–82.
Sari, M. P., & Widodo, H. (2023). Efektivitas pelatihan literasi keuangan berbasis komunitas pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Jurnal Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 23–35.
Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi pengelolaan keuangan pribadi. Jurnal Nominal, 6(1), 11–26. https://journal.uny.ac.id/index.php/nominal/article/view/14330
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 NUR FADHILAH, Herman Rusta Rustandi, Meutia Riany, Dea Arme Tiara Harahap, Wahyu Mulyadi, Tryas Chasbiandani, Raffi Abdul Aziz, Zahra Nurfatimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















