Komunikasi Terapeutik dalam Penanganan Krisis Kesehatan Mental Remaja: Kajian Literatur dalam Perspektif Komunikasi Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.35814/vzy8y735Keywords:
Bunuh Diri, Komunikasi Terapeutik, Konselor, RemajaAbstract
Komunikasi terapeutik menjadi elemen esensial dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi guna meningkatkan implementasi komunikasi terapeutik dalam mengatasi kasus bunuh diri pada usia remaja. Metode penelitian menggunakan literature review untuk menganalisis artikel-artikel relevan dari database online seperti Google Scholar. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik mampu menciptakan hubungan yang kuat antara konselor dan klien karena klien merasa didengar, dipahami, dan didukung secara menyeluruh pada saat sesi konseling berlangsung. Selain itu, hasil penelusuran menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi yang inklusif dan mendukung lingkungan yang aman dan terbuka bagi remaja untuk mengekspresikan perasaan dan pemikiran mereka tanpa takut dihakimi atau diabaikan. Dengan demikian, kolaborasi antara instansi pendidikan, psikolog, dan komunitas sangat diperlukan guna membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi kesehatan mental remaja serta mengurangi risiko bunuh diri.
References
Alammar, A., Alsaleem, S., Al-Garni, A., alammar, R., & alhumayed, R. (2021).
Using Social Media on Mental Health among University Medical Students in Abha City, Southern Saudi Arabia. World Family Medicine Journal/Middle East Journal of Family Medicine, 19, 40.
Alexander, R. (2023). Digital mental health: challenges and next steps. BMJ Mental Health, 26(1). https://doi.org/10.1136/bmjment-2023-300670
Amelia, N., Aziz, A. R., & Huda, N. (2024). Hubungan Resiliensi dengan Kesehatan Mental Emosional pada Remaja. NURSE: Journal of Nursing and Health Science, 2(2), 124–132. https://doi.org/10.15408/nurse.v2i2.36514
Anjaswarni, T. (2016). Komunikasi dalam Keperawatan: Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan. Pusdik SDM Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI.
Azizah, L. M. (2023). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa: Teori dan Aplikasi Praktik Klinik. OSF Preprints.
Camina, E., & Güell, F. (2017). The Neuroanatomical, Neurophysiological and Psychological Basis of Memory: Current Models and Their Origins. Front Pharmacol, 8(438). https://doi.org/10.3389/fphar.2017.00438.
Dulwahab, E., Huriyani, Y., & Muhtadi, A. S. (2020). Strategi komunikasi terapeutik dalam pengobatan korban kekerasan seksual. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(1), 72–84. https://doi.org/10.24198/jkk.v8i1.21878
Fakhriani, D. V. (2019). Kesehatan Mental. Duta Media Publishing.
Febriyanti, F., Sutresna, I. N., & Prihandini, C. W. (2020). Pengaruh komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pada pasien pra operasi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 123–130. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.1043
Hawton, K., Saunders, K. E. A., & O’Connor, R. C. (2012). Self-harm and suicide in adolescents. The Lancet, 379(9834), 2373–2382. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(12)60322-5
Kaligis, F. (2021). Mental Health Problems and Needs among Adolescents and Young Adults in Indonesia: A Systematic Review. International Journal of Environmental Research and Public Health. https://doi.org/10.3390/ijerph18105253
Kemenkes RI. (2022). Pedoman pelayanan kesehatan jiwa di fasilitas pelayanan kesehatan. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id
Mazumder, H., Faizah, F., Gain, E. P., Eva, I. S., Mou, K. F., Saha, N., Rahman, F., Das, J., Islam, A. M. K., Nesa, F., & Hossain, M. M. (2023). Effectiveness of mental
health interventions for older adults in South Asia: A scoping review. PLOS ONE, 18(7), e0287883. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0287883
Norcross, J. C., & Lambert, M. J. (2018). Psychotherapy Relationships that Work: Volume 1: Evidence-Based Therapist Contributions (Vol. 1). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/med-psych/9780190843953.001.0001
Nugroho, A., Suryani, S., & Wahyuni, S. (2023). Therapeutic communication in nursing practice and patient recovery. Journal of Nursing Practice, 7(1), 45–52. https://doi.org/10.30994/jnp.v7i1.220
Patel, V., Flisher, A. J., Hetrick, S., & McGorry, P. (2007). Mental health of young people: A global public-health challenge. The Lancet, 369(9569), 1302–1313. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)60368-7
Priana, A., Sutjipto, V. W., & Romli, N. A. (2022). Hubungan penggunaan media sosial Instagram @riliv dengan pemenuhan kebutuhan informasi kesehatan mental followers. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 12(2). https://doi.org/10.35814/coverage.v12i2.3097
Rachman, A. (2016). Psikologi Komunikasi. Kencana.
Rahman, A. F., & Syafiq, M. (2017). Motivasi, Stigma dan Coping Stigma pada Perempuan Bercadar. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 7(2), 103–115. https://doi.org/10.26740/jptt.v7n2.p103-115
Schlarb, A. A., Claßen, M., Grünwald, J., & Vögele, C. (2017). Sleep disturbances and mental strain in university students: results from an online survey in Luxembourg and Germany. Int J Ment Health Syst, 11(24). https://doi.org/10.1186/s13033-017-0131-9
Shabrina, A., Siswandi, A. G. P., & Ninin, R. H. (2022). Mental health help-seeking intentions: The role of personality traits in a sample of college students. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 7(2), 169–182. https://doi.org/10.21580/pjpp.v7i2.11784
Sinurat, A. W., Manurung, K., Sembiring, R., Rochadi, K., & Sinaga, J. (2025). Factors Associated with the Incidence of Stunting in Early Childhood Children in the Working Area of Buhit Community Health Centre, Pangururan District, Samosir Regency, 2024. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 8(3), 1970–1985. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i3.1024
Suryani. (2005). Komunikasi Terapeutik: Teori
dan Praktik. EGC.
Turecki, G., & Brent, D. A. (2016). Suicide and suicidal behaviour. The Lancet, 387(10024), 1227–1239. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(15)00234-2
WHO. (2021). Suicide worldwide in 2019: Global health estimates. https://doi.org/10.4060/9789240026643
Zakaria, F., Mulyana, D., Rachmawati, T. S., Khadijah, U. L. S., Gemiharto, I., & Hafiar, H. (2022). Perubahan pola komunikasi dalam proses pembelajaran di pondok pesantren pada masa pandemi Covid-19. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 12(2), 72–84. https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/coverage/article/view/2349


















