Madurese Fathers Involvement Overview in The Care of 6-12 Years Old Children
DOI:
https://doi.org/10.64228/cecmv263Kata Kunci:
anak, etnis Madura, keterlibatan ayahAbstrak
Keterlibatan ayah merupakan salah satu hal yang penting bagi perkembangan anak. Keterlibatan ayah memiliki peran utama dalam hal pendidikan moralitas, disiplin, independensi, harga diri, dan kepercayaan diri. Pada etnis Madura, seorang ayah merupakan salah satu tokoh di keluarga yang dihormati. Oleh karena itu, peran ayah etnis Madura dalam mengasuh anak yang berusia 6-12 tahun akan memengaruhi pembentukan karakter anaknya. Konstruk pada penelitian ini adalah keterlibatan ayah, dengan lima dimensi yaitu positive activity engagement, warmth and responsiveness, control, indirect care, dan process responsibility. Penelitian ini menggambarkan keterlibatan ayah etnis Madura pada anak usia 6-12 tahun secara kualitatif. Desain penelitian adalah deskriptif dengan fokus pada pengetahuan etnografi. Responden pada penelitian ini merupakan seorang ayah dan memiliki anak berusia 6-12 tahun. Penelitian ini mengumpulkan data dengan metode wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian dari kelima responden menunjukkan keterlibatan ayah pada lima dimensi. Salah satu dimensi yang cukup menonjol pada ayah etnis Madura adalah dimensi control. Selain itu, etnis Madura tidak suka jika keluarganya diganggu oleh orang lain. Hal ini dikarenakan ayah Etnis Madura merasa bahwa martabat dari keluarganya merupakan bagian dari harga dirinya yang sudah ditanamkan sejak dini.
Referensi
Arianto, H. & Krishna. (2011). Tradisi carok pada masyarakat adat Madura.Forum Ilmiah, 8(2), 146-155. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Formil/article/view/772/70
Astuti, V. & Puspitarani, P. (2013). Keterlibatan ayah dalam pengasuhan jarak jauh remaja., 121-131. Disampaikan dalam Seminar Nasional Parenting 2013, Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/3987/A9.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Badriyanto, B. S. (2011). Interethnic relationship and social harmony: Social interaction between madurese and other ethnics in sumenep regency. Historia: International Journal of History Education, 12(1), 139- 148. https://ejournal.upi.edu/index.php/historia/article/view/12123/7252#
Creswell. J. W. & Poth. C. N. (2018). Qualitative inquiry & research design choosing among five approaches (4th ed.). Sage.
Han, Y.S. & Jun, W. P. (2013). Parental involvement in child’s development. Open Journal of Medical Psychology, 2(4),1 6. http://dx.doi.org/10.4236/ojmp.2013.24B001.
Hefni, M. (2012). Perempuan madura di antara pola residensi matrilokal dan kekuasaan patriarkat. Karsa, 20(2), 211-227. https://media.neliti.com/media/publications/143092-ID-perempuan-madura-di-antara-pola-residens.pd
Hidayati, F., Kaloeti, D. V. S. & Karyono. (2011). Peran ayah dalam pengasuhan anak. Jurnal Psikologi Undip, 9(1), 1-10. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/2841/2525.
Kusuma, E. R. & Pratikno, A. S. (2022). Pelestarian intangible budaya melalui pengajaran Bahasa Madura untuk penutur luar Madura. Dalam A. Ambarwati, A. Rani, K. Muttaqin, & L. Hidayah (Eds.), Penguatan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional melalui diplomasi bahasa, sastra, dan budaya (pp. 85–98). Literasi Nusantara Abadi.
Lamb, E. (2010). The role of the father in child development (5th ed.). John Wiley & Sons.
Makki, M. I. & Aflahah. (2023). Kecerdasan sosial dalam perspektif budaya Madura. Haura Utama.
McAdoo, J.L. (1993). Understanding fathers: Human services perspectives in theory and practice. Family Resource Coalition Report,12,18-21.
htpp://npon.org/library/2001/n00598/n00598.htm
Masluhah & Suryani. (2020). Character Strength Perantau Etnis Madura. Disampaikan dalam Seminar Nasional Psikologi dan Ilmu Humaniora, Univesitas Negeri Malang.
http://conference.um.ac.id/index.php/psi/article/view/20/21.
Mas’udi. (2016). Kesetaraan suami dan istri dalam keluarga (Analisis kesetaraan pembagian kerja dalam keluarga madura). Konseling Religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(2), 19- 34. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/konseling/article/download/Mas%27udi/pdf
Misnadin. (2012). Nilai-nilai luhur budaya dalam pepatah-pepatah Madura. Atavisme, 15(1), 75-84.
http://atavisme.kemdikbud.go.id/index.php/atavisme/article/view/49/43
Murdianto. (2018). Stereotipe, prasangka dan resistensinya (Studi kasus pada etnis Madura dan Tionghoa di Indonesia). Qalamuna, 10(2), 137-160.
Novianti, R. & Garzia, M. (2020). Parental engagement in children’s learning during covid-19 pandemic. Journal of Teaching and Learning in Elementary Education, 3(2), 117-131. https://jtlee.ejournal.unri.ac.id/index.php/JTLEE/article/view/7845/6786
https://ejournal.upi.edu/index.php/edukid/article/view/24213/pdf#
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N. & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research.
Administration and policy in mental health, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y
Parmanti & Purnamasari, S. E. (2015). Peran ayah dalam pengasuhan anak. InSight, 17 (2), 81-90. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/psikologi/article/download/687/464
Partasari, W. D., Lentari, F. R. M. & Priadi, M. A. G. (2017). Gambaran keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia remaja (Usia 16-21 tahun). Jurnal Psikogenesis, 5(2), 159-167. https://academicjournal.yarsi.ac.id/index.php/Jurnal-Online-Psikogenesis/article/view/504/346
Patji, A. R. (2003). Tragedi sampit 2001 dan imbasnya ke Palangkaraya (Dari konflik ke rekonstruksi). Jurnal Masyarakat dan Budaya, 5(2), 14-34. https://jmb.lipi.go.id/jmb/article/view/249
Pratiwi, N. K. S. (2018). Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan karakter anak usia sekolah dasar. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 83-91.
Rochana, T. (2012). Orang Madura: Suatu tinjauan antropologis. Humanus, 11(1), 46-51.https://media.neliti.com/media/publications/7152-ID-orang-madura-suatu-tinjauan-antropologis.pdf
Rosyadi, K. & Iqbal, N.A. (2016). Madura 2014: Merayakan peradaban. LKIS Pelangi Aksara.
Sabani, F. (2019). Perkembangan anak-anak selama masa sekolah dasar (6-7 tahun). Didaktika: Jurnal Pendidikan, 8(2), 89-100. https://www.jurnaldidaktika.org/contents/article/download/71/53
Utami, S. & Tobing, V. M. T. L. (2018). Nilai-nilai pendidikan dalam komunikasi Kejhung Madura dan relevansinya bagi penanaman karakter berbasis kearifan lokal Madura. Komunikasi, 12(2), 133-140. https://journal.trunojoyo.ac.id/komunikasi/article/view/4515
Willig, C. (2013). Introducing qualitative research in psychology (3rd ed.). McGraw-Hill.
Wiyata, A. L. (2013). Carok; Konflik kekerasan & harga diri orang Madura. LKIS Printing Cemerlang.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

