ANALISIS KASUS PENERAPAN HUKUMAN MATI TERHADAP PELAKU NARKOTIKA ANAK BUAH KAPAL BATAM

Penulis

  • Alif Zidni El Khadafi Universitas Pancasila
  • Bayu Sangaji Dananjaya Universitas Pancasila
  • Kania Putri Ramadhani Universitas Pancasila
  • Muhammad Aryo Ringgo Badawi Universitas Pancasila
  • Saefira Universitas Pancasila

Kata Kunci:

Hukuman Mati, Anak Buah Kapal, Batam, Pemidanaan

Abstrak

Batam merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tindak pidana narkotika karena letaknya yang strategis dan berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukuman mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika yang melibatkan anak buah kapal (ABK) di Batam serta faktor-faktor yang memengaruhi hakim dalam menjatuhkan putusan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukuman mati didasarkan pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Namun, dalam beberapa perkara hakim menjatuhkan pidana penjara dengan mempertimbangkan aspek yuridis, fakta persidangan, peran terdakwa, keadaan yang meringankan dan memberatkan, serta tujuan pemidanaan guna mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan hukum.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles