IMPLEMENTASI E-SMART TOURISM DALAM PENGUATAN KAPASITAS BUMDES DESA BANYUKUNING
DOI:
https://doi.org/10.65179/8ccwrf95Kata Kunci:
Kata Kunci: E-Smart Tourism; BUMDes; Agrowisata; Pemasaran Digital; Desa Banyukuning.Abstrak
Desa Banyukuning memiliki potensi agrowisata, produk pertanian, dan usaha mikro yang besar, namun pemanfaatannya belum optimal akibat lemahnya kelembagaan BUMDes, keterbatasan pemasaran digital, dan belum terintegrasinya sektor pertanian dengan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas BUMDes melalui implementasi E-Smart Tourism sebagai strategi pengembangan agrowisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan manajemen usaha, penyusunan standar operasional prosedur, pendampingan digital marketing, pengembangan desa wisata, penyusunan katalog digital produk pertanian, serta pendampingan pengemasan paket agrowisata. Program melibatkan 30 peserta yang terdiri atas pengurus BUMDes, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), kelompok tani, dan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan usaha wisata, pemasaran digital, dan branding destinasi. Selain itu, terbentuk media promosi digital, katalog produk lokal, serta paket agrowisata yang mendukung pemasaran hasil pertanian. Implementasi E-Smart Tourism mampu memperkuat kapasitas kelembagaan BUMDes, memperluas akses promosi, serta mendorong pengembangan ekonomi desa yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
Referensi
Amerta, I. M., Sara, I. M., & Bagiada, K. (2018). Sustainable tourism development. International Research Journal of Management, IT and Social Sciences, 5(2), 248–254.
Barbieri, C. (2013). Assessing the sustainability of agritourism in the United States. Tourism Management Perspectives, 5, 68–76. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2012.11.003
Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2015). Smart tourism destinations: Enhancing tourism experience through personalization of services. In I. Tussyadiah & A. Inversini (Eds.), Information and Communication Technologies in Tourism 2015 (pp. 377–389). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-14343-9_28
Damanik, D. H., & Iskandar, D. D. (2019). Strategi pengembangan desa wisata (Studi kasus: Desa Wisata Ponggok). Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 19(2), 120–127.
Dodds, R., Ali, A., & Galaski, K. (2018). Mobilizing knowledge: Determining key elements for success and pitfalls in developing community-based tourism. Current Issues in Tourism, 21(13), 1547–1568. https://doi.org/10.1080/13683500.2016.1150257
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8
Karsinah, Prajanti, S. D. W., Setyadharma, A., Talakua, J. F. D., Widyawati, R. F., et al. (2025). Penguatan jiwa kewirausahaan bagi ibu rumah tangga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang. Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis, 5(2), 115–123.
Karsinah, & Rosalia, A. C. T. (2024). Strategi peningkatan kapasitas usaha ekonomi kreatif berbasis digital di era Revolusi Industri 4.0 (Laporan Penelitian DIPA UNNES). Universitas Negeri Semarang.
Karsinah, Shanty, O., Firmansyah, & Widodo, W. (2017). Analysis of competitiveness: The study of exporting industries in Central Java Province, Indonesia. International Journal of Economic Research, 14(13), 533–540.
Karsinah, Shanty, O., Nihayah, A. N., & Pangestika, M. D. (2024). Ekonomi koperasi dan UMKM. Ganesha Kreasi Semesta.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2020). Pedoman pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kementerian Desa PDTT.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2022). Buku panduan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kementerian Desa PDTT.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Pedoman pengembangan desa wisata berkelanjutan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Lane, B., & Kastenholz, E. (2015). Rural tourism: The evolution of practice and research approaches—Towards a new generation concept? Journal of Sustainable Tourism, 23(8–9), 1133–1156. https://doi.org/10.1080/09669582.2015.1083997
Ngazizah, I. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan desa wisata dengan konsep community based tourism (CBT) untuk meningkatkan pendapatan (Undergraduate thesis). UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Nurwahyuliningsih, E., Prihatini, L., Pusnita, I., Itisham, M. H., & Fanagung, A. (2024). Pendekatan community based tourism (CBT) dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 463–474.
Nihayah, D. M., Hermanto, A., Bowo, P. A., Nihayah, A. N., Talakua, J., Sundoro, F. M., et al. (2024). Literasi navigasi digital: Memanfaatkan Google Maps untuk meningkatkan visibilitas UMKM Desa Banyubiru. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 5661–5666.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). Enhancing the contributions of SMEs in a global and digitalised economy. OECD Publishing.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). OECD tourism trends and policies 2020. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/6b47b985-en
Phillip, S., Hunter, C., & Blackstock, K. (2010). A typology for defining agritourism. Tourism Management, 31(6), 754–758. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2009.08.001
Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (2019). The experience economy (Updated ed.). Harvard Business Review Press.
Putra, B. P. (2023). Analisis pengembangan desa wisata melalui sustainable livelihood approach: Studi kasus Desa Wisata Randugede Kabupaten Magetan. SABA: Journal of Tourism Research, 1(1).
Riyanto, R. B., Arifin, R., Karsinah, Fibrianti, N., & Farouq, A. F. (2023). The urgency of trademarks for home industry processed food producers: Developments and challenges. Indonesian Journal of Legal Community Engagement, 6(2), 268–288. https://doi.org/10.15294/jphi.v6i2.75225
Sari, L. P., & Karsinah. (2022). Determinants of MSMEs access to WIBAWA credit. Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, 5(2), 192–203.
Seraphin, H., & Gowreesunkar, V. G. (2021). Tourism: How to achieve the Sustainable Development Goals? Worldwide Hospitality and Tourism Themes, 13(1), 3–8. https://doi.org/10.1108/WHATT-11-2020-0125
Sigala, M. (2018). Social media and customer engagement in the context of collaborative consumption in tourism. In D. Buhalis (Ed.), Information and Communication Technologies in Tourism 2018 (pp. 23–35). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-72923-7
United Nations. (2023). The Sustainable Development Goals report 2023. United Nations. https://unstats.un.org/sdgs/report/2023/
United Nations World Tourism Organization. (2021). Rural tourism and development. UNWTO.
United Nations World Tourism Organization. (2022). Tourism for rural development: A policy perspective. UNWTO. https://doi.org/10.18111/9789284422843
Walia, S. K. (2021). The Routledge handbook of community-based tourism management. Routledge.
Yuniarko, W., & Pramono, T. (2023). Pemberdayaan masyarakat berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 9(1), 34–46.
Yuliarko, Y. A. R., Karsinah, & Putri, P. I. (2020). Micro, small and medium enterprises facing the Industry 4.0 era in Semarang City. In Proceedings of the 3rd International Conference on Economics, Business and Economic Education Science (ICE-BEES 2020). Atlantis Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Karsinah, M. Burhan Rubai Wijaya, Yozi Aulia Rahman, Jeane Fransina Diana Talakua Talakua, Fauzul Adzim

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















