PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN DAN PERSEPSI RISIKO TERHADAP MINAT PENGGUNAAN QRIS DI KOTA AMBON
DOI:
https://doi.org/10.65179/jrb.2026.10570Keywords:
Persepsi Resiko, Penggunaan QRIS, Persepsi KemudahanAbstract
Capaian studi ini yakni supaya mengkajian supaya memahami peran asumsi kemudahan dan asumsi resiko dalam minat pemakaian QRIS sebagai alat pembayaran digital di Kota Ambon. Studi ini yakni studi yang bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi melalui studi ini yakni masyarakat yang menerapkan QRIS Kota Ambon dengan total sampel kesemuaan 123 responden. Penghimpunan data dilakukan dengan menerapkan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Kuesioner disebarkan kepada responden dalam pola daftar soalan tertulis melalui platform Google Form dan disebarluaskan dengan daring. Cara pengambilan sampel menerapkan Purposive Sampling. Cara kajian data yang diterapkan yakni regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Merujuk pada hasil kajian regresi linier berganda memperlihatkan yakni variabel asumsi kemudahan mempunyai peran baik dan relevan dalam ketetapan minat pemakaian QRIS. Selanjutnya variabel asumsi resiko mempunyai peran baik dan relevan dalam minat pemakaian QRIS. Artinya memperlihatkan yakni bertambah tinggi asumsi kemudahan dan asumsi resiko dalam pemakaian QRIS dapat meningkatan minat pengguunaan QRIS di Kota Ambon.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Feky Reken, Nadya Nurlailya Ningsih, Sabda Aji Kurniawan3

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






















