MODEL TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA RELIGI DI DESA HAMBALANG KABUPATEN BOGOR

Penulis

  • Ryan Richie Farandy Fakultas Pariwisata, Universitas Pancasila
  • Yustisia Pasfatima Mbulu Fakultas Pariwisata, Universitas Pancasila
  • Fetty Nurmala Rossi Fakultas Pariwisata, Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.35814/tourism.v11i1.4906

Kata Kunci:

Destinasi Pariwisata, Wisata Religi, Komponen 3A, Model Triple Helix

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi existing destinasi wisata religi di Desa Hambalang Kabupaten Bogor, menganalisis pengembangan destinasi wisata religi di Desa Hambalang Kabupaten Bogor, dan implementasi Model Triple Helix dalam pengembangan destinasi wisata religi di Desa Hambalang Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan analisis data kualitatif. Metode pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara kepada 3 stakeholders (pemerintah, akademisi, dan swasta), serta kegiatan Focus Group Discussion. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa destinasi wisata religi di Desa Hambalang sudah memenuhi komponen 3A pariwisata, tetapi masih terdapat kekurangan pada komponen aksesibilitas dan amenitas pada destinasi wisata religi di Desa Hambalang. Hasil analisis pengembangan destinasi menunjukan bahwa destinasi wisata religi di Desa Hambalang terdapat kekuatan dan peluang, tetapi juga terdapat kelemahan dan ancaman. Kelemahan meliputi potensi destinasi wisata religi belum dikelola dengan maksimal, pengelolaan yang masih bersifat pribadi, fasilitas sarana penunjang wisata belum lengkap, terbatasnya pengetahuan masyarakat lokal mengenai wisata religi, dan sulitnya aksesibilitas menuju salah satu destinasi wisata religi. Sedangkan ancaman meliputi kemungkinan adanya pencemaran lingkungan dan kemungkinan berkurangnya perhatian masyarakat dalam melestarikan destinasi wisata religi. Maka hasil dari analisis komponen 3A pariwisata dan analisis pengembangan destinasi dapat mengimplementasikan Model Triple Helix dalam pengembangan destinasi wisata religi di Desa Hambalang.

Referensi

Arnkil, R., Jarvensivu, A., Koski, P., Piirainen, T. 2010. Exploring Quadruple Helix Outlining User-Oriented Innovation Models. Tampere.
Jahid, J. 2019. Destinasi Wisata: Butuh Sinergi dan Peran Penta Helix.
Mcintrye, G. 1993. A Tourism and The Environment Publication. World Tourism Organization: Madrid.
Middleton, V., Clarke, K. 2001. Marketing in Travel and Tourism: 3rd Ed. Butterworth-Heinermann: Oxford.
Moleong, L. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosda Karya. Bandung.
Nurdin. 2016. Analisis Potensi Wisata Kampung Sayur Organik Ngemplak Sutam Mojosongo Berdasarkan Komponen 6A. Jurnal Pariwisata dan Budaya. 2:35-40.
Umar, H. 2011. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Rajawali Pers. Jakarta.
Viale, R., Ghiglione, B., Rosselli, F. 1998. The Triple Helix Model: a Tool For The Study of European Regional Socio-Eco

Unduhan

Diterbitkan

2023-06-27

Cara Mengutip

MODEL TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA RELIGI DI DESA HAMBALANG KABUPATEN BOGOR. (2023). Journal of Tourism Destination and Attraction , 11(1), 79-88. https://doi.org/10.35814/tourism.v11i1.4906