ANALISIS PERHITUNGAN PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO

  • Rovida C. Hartantrie Universitas Pancasila
  • Saiful Bachri Universitas Pancasila
  • Eka Maulana Universitas Pancasila
  • Eddy Djatmiko Universitas Pancasila
  • A. Suwandi Universitas Pancasila http://orcid.org/0000-0001-9330-9071
DOI: https://doi.org/10.35814/asiimetrik.v1i1.212
Abstract views: 937 | PDF downloads: 1296
Keywords: coklat, biji kakao, alat pengering, QFD

Abstract

Biji kakao merupakan salah satu bahan dasar untuk membuat coklat. Sebelum diolah, biji kakao harus mengalami proses fermentasi dan pengeringan terlebih dahulu. Kendala yang dihadapi oleh petani biji kakao di Indonesia adalah harga mesin pengering biji kakao yang mahal dan perawatan yang tidak mudah. Untuk itu, perlu adanya alat pengering biji kakao yang disesuaikan dengan kebutuhan petani di Indonesia. Metode yang digunakan dalam desain alat pengering biji kakao adalah Quality Function Deployment (QFD). Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan interview kepada petani dan pemilik perkebunan biji kakao, kemudian mengumpulkan data sebagai dasar membuat beberapa varian desain alat pengering biji kakao. Mesin pengering biji kakao paling sesuai ditentukan dengan membuat rating pada setiap variasi mesin. Setelah didapatkan dilakukan perhitungan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Dari hasil perhitungan didapatkan mesin pengering biji kakao dengan panjang x lebar x tinggi sebesar 1100 mm x 750 mm x 1350 mm. Poros bahan S45 C-D, pasak S 55 C, V-belt tipe A dan diameter puli 95 mm.

Author Biographies

Rovida C. Hartantrie, Universitas Pancasila

Jurusan Teknik Mesin

Saiful Bachri, Universitas Pancasila

Jurusan Teknik Mesin

Eka Maulana, Universitas Pancasila

Jurusan Teknik Mesin

Eddy Djatmiko, Universitas Pancasila

Jurusan Teknik Mesin

A. Suwandi, Universitas Pancasila

Jurusan Teknik Mesin

References

Baihaqi, et al., 2016. Pengaruh Fasilitator Fermentasi Dan Suhu Pengeringan Terhadap Kualitas Biji Kakao. Jurnal Floratek 11 (2): pp 134-142.

Mariam, J.L& Kraige, L.G, 1993. Mekanika Teknik Dinamika (Jilid 2). Jakarta: Erlangga.

Mott, R.L, 1992. Machine Elements In Mechanical Design. Singapore: Mac Millan.

Nigel Cross, 1994. Engineering Design Methods. Second Edition. UK: The Open University. Milton Keynes.

Risano A, et al., 2017. Perancangan Ulang Alat Pengering Biji Kakao Tipe Rotari Sederhana Pada Usaha Mandiri Di Desa Wiyono Kabupaten Pesawaran. Jurnal Teknik Mesin Univ. Muhammadiyah Metro (6): pp 150-158

Sidabariba, N. et al.,2017. Uji Variasi Suhu Pengeringan Biji Kakao Dengan Alat Pengering Tipe Kabinet Terhadap Mutu Bubuk Kakao. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian (5) pp 192-195.

Sularso & Suga, K. 1991. Dasar-Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: Pradnya Paramita.

Ulrich, K.T & Eppinger, S.D. 2001. Perancangan Dan Pengembangan Produk. Jakarta: Salemba Teknika.

Uten, C. et al.,2017. Rancang Bangun Pengering Biji Kakao (Cocoa Beans) Menggunakan Pemanas Infra Red. Prosiding Seminar Nasional XII “Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2017.

Published
2019-01-21
How to Cite
Rovida C. Hartantrie, Saiful Bachri, Eka Maulana, Eddy Djatmiko, & Suwandi, A. (2019). ANALISIS PERHITUNGAN PERANCANGAN MESIN PENGERING BIJI KAKAO. Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.35814/asiimetrik.v1i1.212
Section
Articles